Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah dengan mengusung tema “Be The One Who Saves a Life”, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini berlangsung di WIKA Tower II.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen WIKA dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah nasional yang dikelola oleh PMI.
Melalui kolaborasi yang terjalin, kegiatan ini berhasil menghimpun sebanyak 164 kantung darah dari para peserta, dimana adalah pegawai WIKA yang turut berpartisipasi.
Sebagai bagian dari program rutin perusahaan, ini merupakan kegiatan donor darah kedua yang digelar sepanjang tahun 2025, setelah sebelumnya dilakukan dalam rangka perayaan HUT WIKA ke-65.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian dari semangat berbagi dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Menjelang Idul Adha yang jatuh pada tanggal 6 Juni, WIKA turut menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar, yakni warga Kelurahan Cipinang Cempedak dan tiga panti asuhan di lingkungan perusahaan.
Penyaluran dilakukan secara langsung untuk memastikan bahwa manfaat kurban tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.
Aksi ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, khususnya pada pilar sosial keagamaan.
Melalui kegiatan ini, WIKA berharap dapat mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah momen Idul Adha yang sarat makna.
Baca Juga: Susunan Komisaris dan Direksi BUMN WIKA Beton yang Baru Pasca RUPST Terkini
“Kegiatan donor darah dan penyaluran kurban ini menjadi bentuk nyata kepedulian WIKA kepada masyarakat. Saya berharap semangat berbagi ini terus tumbuh di lingkungan WIKA, agar manfaatnya dapat dirasakan luas oleh mereka yang membutuhkan, baik dari sisi kesehatan maupun keberkahan di Hari Raya Idul Adha,” ujar Agung Budi Waskito, Direktur Utama WIKA ditulis Rabu (4/6/2025).
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan WIKA, adalah salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia.
Berawal dari perusahaan konstruksi listrik pada tahun 1960, WIKA telah bertransformasi menjadi perusahaan konstruksi terintegrasi yang memiliki portofolio bisnis yang luas.
WIKA memainkan peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kiprahnya terlihat dalam berbagai proyek strategis nasional, mulai dari pembangunan jalan tol, jembatan, bandara, pelabuhan, hingga pembangkit listrik.
Kualitas pekerjaan dan komitmen terhadap penyelesaian proyek tepat waktu menjadikan WIKA sebagai mitra terpercaya bagi pemerintah dan sektor swasta.
Selain konstruksi, WIKA juga merambah ke bisnis lain seperti industri manufaktur, properti, investasi, dan energi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik