Suara.com - Harga emas global menunjukkan penguatan tipis pada perdagangan Senin (9/6/2025). Kenaikan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS, sementara perhatian pelaku pasar masih terfokus pada perkembangan negosiasi dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China. Dinamika hubungan dua ekonomi terbesar dunia ini terus menjadi faktor penentu sentimen pasar global, termasuk pergerakan harga komoditas safe haven seperti emas.
Melansir Reuters, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,8% menjadi US$3.335,02 per ons troi pada pukul 13.50 waktu setempat (17.50 GMT). Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari satu pekan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga menunjukkan tren positif, ditutup naik 0,2% ke level US$3.354,90 per ons. Pelemahan indeks dolar AS sebesar 0,3% memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga emas, karena membuat logam mulia ini menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Pertemuan antara pejabat tinggi AS dan China di London menjadi pusat perhatian. Diskusi seperti yang dikutip melalui CNBC, fokus pada tarif balasan yang saling dikenakan oleh kedua negara sepanjang tahun ini, serta berbagai hambatan dagang lainnya yang telah mengguncang perekonomian global. Pertemuan ini diharapkan dapat menemukan solusi atau setidaknya meredakan ketegangan yang telah berlangsung sejak awal April.
Bulan lalu, kedua belah pihak sempat sepakat untuk menghentikan sementara eskalasi setelah saling berbalas tarif hingga di atas 120%. Jeda ini sempat memberikan sedikit kelegaan bagi investor dan pasar global yang sangat sensitif terhadap tensi perdagangan antara Washington dan Beijing. Hasil dari negosiasi ini akan sangat menentukan arah pergerakan pasar ke depan.
Analis komoditas TD Securities, Bart Melek, berpendapat bahwa dalam jangka pendek, jika ada hasil positif dari pertemuan tersebut, hal itu bisa sedikit berdampak negatif bagi harga emas, namun tidak terlalu signifikan. Melek menekankan bahwa faktor-faktor fundamental lain lebih dominan.
"Ekonomi yang lebih lemah, kemungkinan penurunan suku bunga, dan momentum yang lebih rendah di sisi selera risiko membuat orang beralih ke emas. Dan, tentu saja ekspektasi inflasi yang lebih tinggi," kata Melek, menyoroti bahwa ketidakpastian ekonomi dan potensi inflasi yang meningkat menjadi pendorong utama permintaan emas sebagai aset lindung nilai.
Dampak pada Pasar Saham: Lonjakan Saham Sektor Tambang (PSAB)
Kenaikan harga emas global secara langsung menjadi pemicu lonjakan harga saham di sektor terkait. Salah satu yang mencatat kinerja cemerlang adalah saham dengan kode PSAB. Grafik XAU/USD (harga emas dunia) menunjukkan tren kenaikan tajam pada pekan sebelumnya, yang secara langsung mendorong saham-saham sektor tambang logam ikut terkerek naik. Ini adalah indikasi kuat bahwa pasar mengapresiasi kinerja positif di sektor komoditas.
PSAB mencatat volume transaksi yang fantastis pada perdagangan Senin (9/6). Tercatat, volume transaksi mencapai 9,6 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp445 miliar. Angka ini menempatkan PSAB di peringkat ketiga dalam kategori top volume dan peringkat pertama dalam frekuensi transaksi. Hal ini menunjukkan minat yang sangat tinggi dari investor terhadap saham ini.
Baca Juga: Harga Emas Turun Tiga Hari Berturut-turut, Bisa Diborong Mumpung Murah!
Yang lebih menarik, PSAB juga masih diakumulasi oleh investor asing, dengan nilai net buy mencapai Rp52 miliar. Broker asing seperti AK dan CC tercatat aktif melakukan pembelian, menandakan kepercayaan investor internasional terhadap prospek saham ini. Sementara itu, pihak penjual didominasi oleh broker domestik seperti YP dan ZP. Akumulasi asing ini menjadi sentimen positif tambahan bagi pergerakan harga saham PSAB.
Meskipun tekanan beli kuat dan akumulasi asing tinggi, analis pasar mengingatkan bahwa investor tetap harus berhati-hati. Ravis, seorang analis yang tidak disebutkan detail lembaganya dalam laporan ini, mengingatkan bahwa harga emas dunia menunjukkan sinyal potensi koreksi. Potensi koreksi pada harga emas global ini bisa berdampak langsung pada pergerakan saham-saham sektor tambang seperti PSAB.
Berita Terkait
-
Indonesia vs China: Ajang Unjuk Kebolehan para Pemain Produk Kompetisi Domestik
-
Taktik Cerdik Penalti Timnas Indonesia Lawan China Ternyata Sudah Diskenario
-
6 Drama China yang Dibintangi Zhang Ming'en, Terbaru Ada Eternal Brotherhood
-
Ukir Sejarah, Ole Romeny Samai Rekor Pele Sang Legenda Brasil
-
Ricky Kambuaya Tampil Spartan saat Indonesia Hajar China, Ini Kata Kluivert
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga