Suara.com - Di Indonesia, program Bantuan Subsidi Upah (BSU) terus menjadi topik hangat yang dinanti-nantikan oleh para pekerja. Pada tahun 2025, pencairan BSU memasuki fase krusial, di mana pembaruan data rekening bank menjadi salah satu syarat utama agar dana bantuan dapat disalurkan dengan lancar. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai rekening bank apa saja yang digunakan untuk pencairan BSU 2025, serta panduan lengkap mengenai proses pembaruan data rekening.
Rekening Bank Penyalur Utama BSU 2025: Fokus pada Himbara
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), telah menetapkan bahwa penyaluran dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 akan difokuskan melalui rekening bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Bank-bank yang termasuk dalam kelompok Himbara dan menjadi penyalur utama BSU adalah:
- Bank Negara Indonesia (BNI)
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- Bank Tabungan Negara (BTN)
- Bank Mandiri
- Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Keputusan ini diambil untuk efisiensi dan kemudahan dalam proses distribusi dana bantuan ke jutaan pekerja di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan bank-bank Himbara yang memiliki jaringan luas, diharapkan proses pencairan BSU dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Pentingnya Memiliki Rekening Himbara untuk Pencairan BSU
Bagi para pekerja yang memenuhi kriteria sebagai penerima BSU 2025, kepemilikan rekening di salah satu bank Himbara menjadi sangat penting. Dana bantuan sebesar Rp 600.000 akan ditransfer langsung ke rekening bank tersebut. Jika seorang pekerja belum memiliki rekening di salah satu bank Himbara, disarankan untuk segera membuatnya. Setelah rekening terbentuk, langkah selanjutnya adalah melakukan pengkinian atau pembaruan nomor rekening melalui berbagai platform yang disediakan.
Penyaluran BSU ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan tambahan penghasilan kepada pekerja dengan gaji maksimal Rp 3,5 juta atau setara dengan Upah Minimum Kota/Provinsi (UMK/UMP) di daerah masing-masing. Anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk program BSU 2025 mencapai angka fantastis, yaitu Rp 10,72 triliun, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Penyaluran dana ini dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni hingga Juli, menyasar pekerja yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan.
Bagaimana Jika Tidak Memiliki Rekening Himbara?
Bagi pekerja yang belum memiliki rekening di bank-bank Himbara (BNI, BSI, BTN, Mandiri, BRI), ada beberapa opsi yang bisa dilakukan:
Baca Juga: Penyebab Gagal Dapat BSU dan Solusinya, Karyawan Lakukan Ini Agar Tak Menyesal
- Membuka Rekening Baru: Langkah pertama dan paling disarankan adalah membuka rekening di salah satu bank Himbara. Proses pembukaan rekening saat ini sudah semakin mudah dan cepat, bahkan beberapa bank menawarkan pembukaan rekening secara daring.
- Pencairan Melalui Pos Indonesia: Meskipun fokus utama adalah transfer bank, dalam beberapa kasus tertentu, pemerintah juga dapat memfasilitasi pencairan BSU melalui Pos Indonesia. Namun, opsi ini biasanya menjadi alternatif terakhir jika ada kendala dalam transfer bank atau pekerja tidak memiliki akses ke rekening bank Himbara.
Cara Pembaruan Nomor Rekening BSU 2025
Setelah memiliki rekening Himbara, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah melakukan pembaruan atau pengkinian data nomor rekening agar dana BSU dapat disalurkan dengan tepat. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan pembaruan rekening BSU 2025:
1. Melalui Website Resmi BPJS Ketenagakerjaan:
- Kunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan yang didedikasikan untuk BSU di alamat: https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/
- Masukkan data-data yang diminta, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor HP, dan alamat email yang aktif.
- Sistem akan secara otomatis menampilkan status Anda sebagai penerima BSU atau tidak.
- Jika Anda dinyatakan sebagai penerima (eligible), Anda akan diarahkan untuk melanjutkan ke tahap pembaruan rekening.
- Pilih salah satu bank Himbara yang Anda gunakan (BNI, BSI, BTN, Mandiri, atau BRI).
- Masukkan nama lengkap dan nomor rekening Anda dengan benar dan teliti.
- Klik tombol "Lanjutkan".
- Pastikan muncul pemberitahuan atau notifikasi yang menyatakan "Pembaruan Rekening Berhasil" sebagai konfirmasi bahwa proses telah sukses.
2. Melalui HRD atau Pihak Perusahaan:
- Pekerja dapat berkoordinasi dengan bagian Sumber Daya Manusia (HRD) atau pihak perusahaan tempat mereka bekerja.
- HRD atau perusahaan dapat membantu melakukan perubahan nomor rekening di Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan cara yang efisien karena perusahaan memiliki akses langsung ke data kepesertaan karyawannya.
3. Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile):
- Unduh dan instal aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) di perangkat seluler Anda (tersedia di Google Play Store dan Apple App Store).
- Masuk atau daftar akun Anda di aplikasi JMO.
- Cari fitur atau menu yang berkaitan dengan pembaruan data atau informasi rekening.
- Ikuti instruksi yang diberikan dalam aplikasi untuk memasukkan dan memperbarui nomor rekening bank Himbara Anda.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Pemberian Bansos dan BSU Rp600 Ribu Berlanjut Usai Juli 2025?
-
Link BSU Kemnaker, Cek Agar Dapat Subsidi Gaji Rp600.000
-
3.443 Rekening Penunggak Pajak Diblokir Pemerintah, Anda Salah Satunya?
-
5 Penyebab BSU Rp600.000 Tak Kunjung Cair, Ini Solusi untuk Mengatasinya
-
Cara Melaporkan BSU dan Bansos yang Tidak Tepat Sasaran
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang