Suara.com - Dalam rangka menjaring Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi yang unggul, profesional, dan berdaya saing global, Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSMDP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar Sosialisasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) dan University Fair Tahun 2025 di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Jawa Timur.
Menurut Sekretaris BPSDMP Capt. Wisnu Handoko, Kemenhub memiliki komitmen mencetak sumber daya manusia transportasi yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. Dan diketahui bersama, sektor transportasi adalah urat nadi perekonomian dan pembangunan suatu bangsa. Tanpa transportasi yang handal, mustahil pembangunan dapat berjalan optimal.
“Oleh karena itu, keberadaan SIPENCATAR menjadi sangat krusial sebagai pintu gerbang bagi generasi muda terbaik bangsa, untuk bergabung dengan keluarga besar transportasi Indonesia. Melalui SIPENCATAR, BPSDMP menawarkan dua jalur yang bisa dipilih Jalur Pola Pembibitan dan Jalur Mandiri,” katanya, Selasa (1/7/2025).
Capt. Wisnu juga menjelaskan Jalur Pola Pembibitan adalah kesempatan emas bagi kalian yang bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenhub dan Pemerintah Daerah dimana setelah lulus, langsung ditempatkan di berbagai Instansi Pemerintah. Dimana ini adalah jalur yang menjamin masa depan karier yang jelas dan pengabdian langsung kepada negara.
Sedangkan, tambahnya, Jalur Mandiri memberikan fleksibilitas lebih bagi kalian yang ingin mengembangkan diri di sektor transportasi, baik di instansi pemerintah maupun stakeholder bidang transportasi.
“Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu para siswa dan siswi SMA dan sederajat dapat memilih salah satu dari 22 Perguruan Tinggi yang ada di BPSDMP sesuai dengan tagline kami ‘Siap Antar Masa Depanmu Berlayar, Terbang, dan Melaju Bersama Kementerian Perhubungan’” katanya.
Pada kesempatan yang sama Anggota Komisi V DPR RI, Supriyanto menjelaskan bahwa selama ini Pemerintah telah melakukan pembangunan di bidang infrastruktur transportasi secara massif, oleh karena itu bangsa ini membutuhkan SDM yang sangat banyak untuk bisa mengoperasikan sektor-sektor transportasi tersebut.
Dan apa yang telah dilakukan oleh Kemenhub melalui BPSDMP sudah sangat tepat, dengan melahirkan bibit-bibit SDM yang akan membantu Pemerintah dalam melakukan pembangunan, khususnya dibidang transportasi.
“Pendidikan vokasi atau terapan yang dilakukan oleh BPSDMP mencoba menjawab tantangan jaman, dimana pendidikan ini selain mengajarkan ilmu pengetahuan pada umumnya juga mendalami ilmu terapan dan praktiknya sehingga hasil dari pendidikan bisa langsung terserap di dunia kerja atau industri. Sabab pada lulusan telah dibekali oleh kemapuan kejuruan yang mempuni,” katanya.
Baca Juga: Kemenhub Mau Ubah Tarif Hingga Potongan Ojol
Sementara itu, Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Pendukung Konektivitas, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Liz Zeny Merry mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPSDMP Kemenhub sebab SDM ini merupakan salah satu Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. Dimana untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 telah menitikberatkan pada pengembangan SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi.
“Karena apa yang telah dilakukan oleh Kemenhub melalui BPSDMP dengan melahirkan SDM unggul sudah tepat. Sehingga nantinya para calon taruna dan taruni dapat mengisi sektor transportasi ini sehingga dapat menjawab tantangan global,” katanya.
Liz juga berharap para calon taruna dan taruni yang nantinya berkecimpung dibidang transportasi di Indonesia dapat menjawab tantangan, serta melahirkan ide-ide bagus sehigga membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan transportasi yang selama ini ada.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak