Suara.com - Rencana pemerintah untuk memberlakukan pajak sebesar 0,5% bagi pelaku usaha daring (seller online) menuai perhatian publik dan pelaku industri e-commerce. Menanggapi hal ini, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menyatakan, pihaknya memilih untuk menunggu kepastian regulasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Kita nggak bisa mendahului keputusan dari kementerian terkait. Jadi kita masih menunggu apapun komunikasi yang nanti dibangun,” ujar Balques ditemui di sela peluncuran Program Ekspor Shopee 2.0 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, (1/7/2025).
Ia menambahkan bahwa Shopee Indonesia sebagai platform e-commerce akan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
“Kita akan coba lihat seperti apa dan kita ikuti saja bagaimana kebijakannya nanti. Pasti dari segi kebijakan, feedback dari industri adalah mengikutinya atau comply terhadap kebijakan tersebut,” tambahnya.
Balques juga menegaskan bahwa Shopee siap beradaptasi dengan dinamika regulasi baru. “Kita lihat dari segi mengikutinya dulu dan bagaimana menyesuaikan dengan apa yang mungkin akan terjadi dari keputusan pemerintah,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso menjelaskan pengenaan pajak 0,5% tersebut masih dalam tahap pembahasan oleh Kementerian Keuangan. Ia menekankan bahwa prinsip utama dari kebijakan ini adalah keadilan.
“Jadi gini ya, itu kan lagi disusun. Lagi disusun oleh Kementerian Keuangan. Jadi pada prinsipnya sih kita juga menunggu ya, kita juga menunggu,” kata Budi saat diwawancarai.
Menurutnya, ekosistem perdagangan saat ini sedang dalam fase transformasi antara offline dan online, yang perlu dijaga agar tidak timpang. “Kita harus bisa memberikan keadilan ya, buat offline dan online. Jadi semua bisa, ekosistem itu bisa berjalan dengan baik, bareng-bareng,” jelasnya.
Ia melanjutkan, “Sekarang ini kan masa transisi offline dan online. Jadi transformasi antara offline dan online itu harus kita jaga supaya berjalan dengan mulus.” ***
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Redmi Terlaris di Shopee: Desain Memikat dengan Kamera Mumpuni, Mulai Rp1 Jutaan
Berita Terkait
-
Perkuat Jangkauan Global Pengusaha Lokal, Shopee Luncurkan Ekspor Flexi
-
Kemenkeu Ungkap Prabowo Tebas 145 Peraturan Sektor Pertanian, Dampaknya Bikin Ngeri!
-
Penjual E-commerce Kena Pajak, Kemenkeu Minta Para Pelapak Tenang
-
Fitur Seabank Pinjam Tidak Muncul, Ini Penyebab dan Solusinya
-
7 Game Penghasil Uang Langsung Cair ke DANA, Dapat Ratusan Ribu Setiap Hari
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
AFTECH Rilis Buku Panduan Kolaborasi Pindar-Bank Perluas Akses Kredit
-
WOOK Group Investasi Talenta Digital Lewat Beasiswa
-
Kapitalisasi Pasar Saham RI Kembali Naik Tembus Rp 14.889 triliun
-
BRI Barca Week 2026 Jadi Momentum Peluncuran BRI Debit FC Barcelona
-
DEWA Tuntaskan Buyback Saham Hampir Rp 1 Triliun, Rampung Lebih Awal
-
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Bahlil Minta Bank Biayai Hilirisasi
-
Saham MGLV Naik 4.271 Persen, Kini Resmi Dikuasai Raksasa Data Center
-
Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?