- PT Nextier Datamate Center resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali baru MGLV dengan menguasai 78,74% saham.
- RUPSLB 10 Februari 2026 merombak total manajemen lama dan mengangkat direksi serta komisaris baru hingga 2031.
- Patrick Walujo kini menjabat Komisaris MGLV, sementara akuisisi memicu kenaikan saham MGLV hingga 10% pada 13 Februari 2026.
Suara.com - kepemilikan saham di PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) memasuki babak baru setelah PT Nextier Datamate Center secara resmi mengambil alih 78,74% saham perusahaan dari PT Trijaya Wisesa Makmur.
Aksi korporasi ini mengukuhkan posisi Nextier sebagai pemegang saham pengendali (PSP) baru di emiten yang dikenal dengan merek dagang furnitur mewah Magran Living tersebut.
Menindaklanjuti perubahan peta kepemilikan ini, MGLV telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Februari 2026.
Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah perombakan total struktur manajemen perseroan.
Berdasarkan ringkasan risalah RUPSLB, para pemegang saham menyepakati pemberhentian dengan hormat seluruh jajaran direksi dan dewan komisaris lama. Sebagai gantinya, diangkat pengurus baru untuk masa jabatan lima tahun hingga tahun 2031.
Dari deretan nama pengurus baru, muncul sosok yang sangat familiar di industri teknologi Indonesia, yakni Sugito Walujo atau yang lebih populer dikenal sebagai Patrick Walujo.
Mantan Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ini kini resmi menduduki kursi Komisaris di MGLV.
Berikut adalah susunan lengkap jajaran direksi dan komisaris baru MGLV:
Jajaran Direksi:
Baca Juga: Biodata dan Profil Patrick Walujo, Bos GoTo di Balik Pinjol AdaKami
- Direktur Utama: Putra Harianto Bate'e
- Direktur: Dennis Rahardja
- Direktur: Ma Da
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Suriyanto
- Komisaris: Sugito Walujo (Patrick Walujo)
- Komisaris Independen: Ridwan Hasan
Pergantian pengendali ini membawa perubahan arah bisnis yang menarik. Nextier Datamate Center, yang kini menguasai mayoritas saham MGLV, merupakan perusahaan yang berbasis di Jakarta dengan fokus bisnis pada penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis TI serta konsultasi manajemen strategis.
Hal ini memicu spekulasi pasar mengenai potensi diversifikasi atau integrasi bisnis bagi MGLV, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pedagang besar peralatan rumah tangga mewah dan perlengkapan dapur.
Sentimen akuisisi dan masuknya tokoh-tokoh besar dalam manajemen memberikan dampak luar biasa terhadap performa saham perusahaan di bursa. Pada perdagangan Jumat (13/2/2026), saham MGLV melonjak 10% hingga mencapai level Rp3.410.
Jika dilihat dalam jangka panjang, pergerakan saham ini tergolong sangat impresif. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, saham MGLV tercatat telah terbang setinggi 4.271%, berawal dari harga yang hanya berada di kisaran Rp78 per lembar saham.
DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan risalah RUPSLB PT Panca Anugrah Wisesa Tbk dan data pasar modal per Februari 2026. Investasi pada saham yang memiliki volatilitas harga ekstrem dan perubahan pengendali memiliki risiko tinggi. Informasi ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan tertentu.
Berita Terkait
-
Hans Patuwo Resmi Jabat CEO GOTO
-
Profil Hans Patuwo, CEO Baru GOTO Pengganti Patrick Walujo
-
Patrick Walujo Mundur dari CEO GOTO, Sosok Penggantinya Berpengalaman di McKinsey
-
Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti
-
GOTO Masih Belum Kasih Bocoran Agenda RUPSLB, Benarkah Patrick Walujo Diganti?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!