Asal tahu saja Mayor Jenderal TNI (Purn.) Novi Helmy Prasetya mengawali pengabdiannya di dunia militer setelah menamatkan pendidikan di Akademi Militer pada tahun 1993.
Ia memilih Kecabangan Infanteri dan langsung bergabung ke Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan elite yang kerap menangani operasi militer sensitif.
Di awal kariernya, Novi Helmy Prasetya sudah terlibat dalam berbagai misi penting, seperti Operasi Seroja di Timor Timur pada 1996, Operasi Tribuana pada 1999, hingga operasi penanggulangan konflik di Aceh pada 2005.
Pada tahun 2013, Novi dipercaya untuk memimpin Grup D Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), unit yang memiliki tugas khusus dalam pengamanan Very Very Important Person (VVIP), terutama untuk kunjungan luar negeri.
Di posisi ini, Novi ikut terlibat dalam pengamanan kunjungan RI 1 ke beberapa negara seperti Rusia, Inggris, dan Jerman.
Setelah menyelesaikan tugas di Paspampres, ia ditugaskan sebagai Perwira Menengah di Detasemen Markas Besar Angkatan Darat selama tiga tahun.
Kariernya terus berkembang dengan berbagai posisi strategis lainnya, termasuk menjadi Komandan Korem 061/Suryakancana, jabatan yang membawanya lebih dekat dengan peran teritorial.
Setelah itu, Novi Helmy Prasetya menjabat sebagai Asisten Personel di Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III), lalu dipercaya sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta, serta menjabat Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad, sebuah posisi penting di lingkungan TNI AD yang menangani kekuatan tempur skala besar.
Puncak karier militernya tercapai pada Februari 2024 ketika ia diangkat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI.
Baca Juga: Ancaman Para Jenderal 'Ambil Paksa' Senayan Jika Pemakzulan Gibran Diabaikan: Kita Duduki DPR!
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910
-
Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah
-
KB Bank Rombak Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Barunya
-
Pelanggan Berbayar iQIYI di Indonesia Naik 5 Kali Lipat Berkat C-Drama dan Konten Lokal
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Kinerja BBRI di Tengah Kabar Dividen, Berapa Target Harga Sahamnya?
-
LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
-
Harga Emas di Pegadaian Anjlok Drastis Hari Ini, Cek Rinciannya
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen