Bertambahnya jumlah atau populasi pensiunan ini sudah diantisipasi Kantorpos dengan melakukan berbagai persiapan, seperti menambah petugas bayar, ruang pelayanan yang lebih besar dan nyaman, hingga menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta makanan dan minuman untuk para pensiunan yang datang untuk mengambil uang pensiun.
Proses pembayaran manfaat pensiun di Kantorpos dilakukan melalui rekening giropos yang bisa dilakukan pengambilan secara tunai di Kantorpos atau secara digital melalui aplikasi Pospay serta diantar ke rumah bagi pensiunan yang sakit dan lansia.
Terkait syarat pencairannya, Haris menyatakan bahwa para pensiunan tidak perlu membawa persyaratan khusus, karena sebelumnya sudah ada pemberitahuan resmi dari TASPEN kepada para pesertanya.
“Bagi yang belum mendapat informasi, kami siapkan tim di kantor TASPEN untuk mengantisipasi,” katanya.
Kantorpos Jakarta Centrum melayani pencairan hingga malam hari, yakni pukul 20.00 WIB. Hal ini untuk mengakomodir tingginya jumlah penerima yang hadir di hari pertama pencairan.
“Pembayaran bisa dilakukan sepanjang bulan, tapi biasanya pada awal bulan ramai,” ujar Haris.
Pensiunan yang ingin mengambil uang pensiun juga tidak harus datang di tanggal 1 tiap bulannya. Para pensiun tetap berhak dilayani di tanggal lain sesuai dengan keinginan mereka.
Kantorpos Jakarta Centrum melayani tiga kelompok sekaligus, yaitu peserta TASPEN, ASABRI, dan pensiunan internal PosIND.
Tidak sulit bagi pensiunan yang ingin mengambil uang pensiun di Kantorpos. Berikut cara dan syaratnya:
Baca Juga: Peduli Nasabah Pensiunan, KB Bank Luncurkan Program SIAP SEHAT di Berbagai Daerah
1. Datangi Kantor Pos terdekat
2. Ambil nomor antrean
3. Lengkapi persyaratan dengan membawa dokumen (KTP, Kartu Taspen, SK Pensiun)
4. Verifikasi identitas
5. Tanda tangan penerimaan
6. Dana cair di tempat
Selain dicairkan melalui Kantorpos, pensiunan juga bisa mengambil gaji melalui aplikasi Pospay dan layanan antar ke rumah khusus lansia atau yang sakit dengan surat kuasa.
Seorang penerima pensiun dari Kementerian Pekerjaan Umum, Suwito, yang datang bersama istrinya mengungkapkan pengalaman mengambil uang pensiunnya di Kantorpos Jakarta Cetrum.
“Pelayanannya bagus. Memang sekarang agak ramai karena banyak yang datang bersamaan,” ujar Suwito.
Proses pengambilan gaji pensiun di Kantorpos ini diakui Suwito, tidak menemui kendala berarti. Ia memilih datang ke Kantorpos pada tanggal yang menurutnya tidak dipadati penerima gaji pensiun lainnya.
“Tanggal 1 biasanya ramai, jadi kami biasanya ambil tanggal 2 atau 3 saja,” katanya.
Di luar hal teknis pengambilan uang pensiun di Kantorpos, bagi para pensiunan hal-hal terkait Kantorpos seperti menggoreskan sisi personal dan emosional. Bangunan Kantorpos yang sudah dirombak tampilannya pun, tetap menyimpan bulir sejarah yang tak lekang jaman.
Para pensiunan seperti menemukan ruang-ruang yang memapah waktu, dalam aras yang hadirkan untaian kenangan dengan sejawat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia
-
IPA Convex 2026: PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi
-
Rosan Masih Rahasiakan Struktur Pengurus Danantara Sumberdaya Indonesia
-
BTN Catatkan Laba Bersih Segmen Bank Rp 1,16 Triliun Hingga April 2026
-
Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank
-
Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100
-
Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun
-
Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik
-
PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM
-
Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam