Suara.com - Pemandangan ojek online (ojol) yang mangkal sembarangan di pinggir jalan, terutama di kawasan padat seperti Pantai Indah Kapuk (PIK), sering kali menimbulkan ketidaktertiban.
Untuk itu pihak pengelola helter ojek kawasan Bukit Golf Mediterania PIK membangun shelter ojol resmi yang terletak di belakang Flash Market.
Ini merupakan hasil kerja sama antara Estate Management Bukit Golf Mediterania PIK dan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk.
Shelter tersebut diresmikan pada akhir bulan lalu. Adapun fasilitas yang tersedia meliputi titik jemput yang tertib, signage, charging station, toilet, serta ruang tunggu yang aman dan nyaman bagi pengguna maupun mitra pengemudi ojol.
Departement Head Estate Management BGM PIK Eka Agus menyebut pembangunan shelter ini berangkat dari keprihatinan atas kondisi lapangan.
“Kalau Bapak/Ibu ketahui, di samping ruko tersebut dulunya memang ada pangkalan ojol. Saya melihatnya dengan rasa prihatin. Dari situ saya coba berkomunikasi dengan teman-teman komunitas bagaimana kalau kita tertibkan dulu. Sementara jangan seperti itu dulu, sambil kita bangunkan shelternya,” kata Eka, Kamis (10/9/2025).
Menurut dia, pembangunan shelter dilakukan agar para pengguna dan mitra ojol memiliki tempat yang lebih layak saat menunggu.
“Shelter ini kami bangun agar para pengguna ojol lebih nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Estate Management Director Agung Sedayu Group Restu Mahesa mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Gojek.
Baca Juga: Gojek Kini Punya Shelter Ojol di PIK
“Saya bangga bisa melihat kolaborasi antara manajemen dengan Projectedia atau GO,” ucap Restu.
Ia berharap kehadiran shelter ini dapat memberi manfaat ganda, baik bagi warga sekitar maupun mitra pengemudi.
“Kami berharap fasilitas ini bisa memudahkan warga dan memberikan keuntungan, baik untuk masyarakat maupun mitra driver online. Shelter ini memberikan rasa nyaman dan lebih tenang bagi para mitra ketika bekerja, tidak lagi harus berada di tempat-tempat pinggir jalan yang bisa mengganggu,” katanya.
Kehadiran shelter ojol ini dinilai sebagai bentuk upaya menciptakan kawasan PIK yang lebih tertib, aman, dan terintegrasi dengan layanan mobilitas modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja