Suara.com - Pergerakan saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. terus terapresiasi pasca Initial Public Offering (IPO). Sepanjang perdagangan hingga saat ini, saham emiten berkode COIN ini terus menghijau.
Berdasarkan data RTI, hingga pukul 14.34 WIB, Saham COIN tercatat naik 24,59 persen menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) atau naik 60 poin menjadi Rp 304 per lembar Saham.
Level saham ini telah melonjak drastis dibandingkan level saat IPO yang sebesar Rp 135 per lembar saham.
Senior Investment Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama melihat, kenaikan ini merupakan hal yang wajar, karena memang euforia investor terhadap IPO COIN sangat tinggi.
"Jadi wajar saja, terjadi euphoria IPO ya sehingga membuat pergerakan harga sahamnya mengalami ARA atau mengalami penguatannya yang begitu signifikan ya," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Senin (14/7/2025).
Menurut Nafan, terkereknya saham COIN juga disumbang dari prospek bisnis ke depan yang cerah. Dia melihat, COIN yang fokus dengan pasar berjangka, bisnisnya akan terus berkembang di dalam negeri.
"Kalau COIN ini kan fokusnya ke berjangka. Setidaknya dinamika dinamika pasar berjangka di tanah air memang masih berkembang, jadi ada potensi untuk meningkatkan pertumbuhan," ucap dia.
Optimis Bertumbuh
Sebelumnya, PT Indokripto Koin Semesta Tbk.(COIN) optimis kinerja keuangan akan bertumbuh pada tahun 2025. Hal ini setelah, sentimen positif yang datang setelah perseroan melangsungkan IPO.
Baca Juga: IHSG Bergerak Menghijau di Senin Pagi, Tapi Rawan Terkoreksi
Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, menjelaskan, perseroan optimis dengan aksi IPO perseroan, bisa memantik masyarakat untuk berivestasi di aset kripto. Meskipun, kekinian ekonomi global tengah alami ketidakpastian.
Ia melanjutkan, dengan IPO COIN ini, masyarakat kini bisa mengawasi gerak-gerik bursa kripto, sehingga menciptakan rasa aman bagi investor untuk investasi kripto.
"Ini akan lebih menciptakan rasa aman. Itu yang pertama. Rasa aman terhadap perdagangan kripto itu di Indonesia," ujarnya.
Ade memaparkan, meski ditengah gonjang-ganjing, IPO COIN juga banyak diminati oleh investor. Hal ini tercermin dari banyaknya permintaan dari investor dalam penawaran umum perseroan.
Selama masa penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2–7 Juli lalu, minat investor mencetak rekor. Saham COIN mengalami oversubscribe lebih dari 180 kali dengan total lebih dari 200.000 calon investor melakukan pemesanan.
"Saya yakin bahwa ini ruangnya sangat besar. Sangat ruang kedepan terhadap industri kripto di Indonesia ini tinggi," ucap dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar