Suara.com - Instruksi Presiden yang tertuang dalam PP 28 dan PP 25 Tahun 2005 ditindaklanjuti dengan Dashboard Digital, satu-satunya di Asia oleh BP Batam. Ketentuan tersebut mendelegasikan kewenangan dari 11 kementerian/lembaga dalam 16 sektor kepada BP Batam.
Dalam semangat memperkuat transformasi digital dan mewujudkan iklim investasi yang inklusif, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) secara resmi meluncurkan Dashboard Digital Investasi, sebuah inovasi pelayanan publik berbasis data untuk mempermudah investor dalam mengakses informasi, memantau proses perizinan, serta merencanakan investasi secara lebih efisien dan transparan.
Peraturan Pemerintah 25 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Ketentuan tersebut mendelegasikan kewenangan dari kementerian/lembaga kepada BP Batam.
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis menyampaikan bahwa dashboard digital ini mengambil menggunakan benchmark secara internasional dan best practice.
Peluncuran digelar di Balairung Gedung Utama BP Batam, Lantai 3, dan dihadiri oleh Kepala & Wakil Kepala BP Batam, jajaran pejabat Komisi VI DPR RI selaku mitra kerja BP Batam di Parlemen Pusat, serta para pemangku kepentingan dari wilayah Batam dan Kepulauan Riau.
Adapun link dari dashboard tersebut adalah https://investinbatam.bpbatam.go.id/ dan dilakukan demonstrasi dashboard digital secara langsung dengan pelaku usaha, demonstrasi berjalan dengan sukses dan lancar.
Selain peluncuran dashboard, BP Batam juga memperkenalkan program “Duta Investasi Batam”, sebagai bentuk pendekatan humanis dan proaktif dalam pelayanan investasi. Para duta ini akan bertindak sebagai jembatan komunikasi antara investor dan BP Batam, serta memberikan pendampingan langsung bagi para pelaku usaha yang membutuhkan layanan konsultatif.
Peluncuran dua inisiatif ini sekaligus menandai sinergi antara transformasi teknologi dan pendekatan pelayanan berbasis manusia. Dengan kolaborasi ini, BP Batam optimistis dapat menciptakan ekosistem investasi yang lebih transparan, efisien, dan ramah investor.
Acara ini juga membuka ruang diskusi antara BP Batam dan para stakeholder mengenai masa depan investasi di kawasan Batam, serta peluang-peluang strategis yang bisa digarap bersama menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. ***
Baca Juga: Tren Positif Kripto Berpotensi Terus Berlanjut Pada Paruh Kedua 2025
Berita Terkait
-
Ada 14,7 Juta Investor Potensial, Pintu dan Cermati Dorong Literasi Crypto ke Kantor-kantor
-
Pasar Modal Bergairah, IHSG dan Nilai Transaksi Melonjak Sepanjang Pekan Ini
-
Saham COIN Mengalami ARA Tiga Hari Berturut-turut sejak Listing
-
Kepercayaan Investor Global Menguat, Transformasi Jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI
-
Investor Pembangunan Kereta Gantung Menuju Gunung Rinjani Kabur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026