Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pemberdayaan dan apresiasi kepada nasabah Mekaar dengan menggelar kegiatan Studi Banding Olahan Keju di Sukabumi. Sebanyak 15 nasabah terbaik dari wilayah Cabang Sukabumi mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan loyalitas mereka dalam mengembangkan usaha ultra mikro. Kegiatan ini mencakup pelatihan pengolahan produk keju serta kunjungan wisata edukatif yang dirancang untuk memperluas wawasan usaha para nasabah.
Kegiatan peresmpian dilakukan oleh Pemimpin PNM Cabang Sukabumi M Resya Apriansyah. Nasabah kemudian mengikuti pelatihan di Wisata Bukit Baros, di mana mereka belajar membuat olahan keju seperti mozzarella, finger moza, dan keju tape. Studi banding juga mencakup kunjungan ke pabrik keju Gouda Baros, wisata ke Goalpara Tea Park, serta momen relaksasi di restoran dan pusat oleh-oleh. PNM merancang rangkaian ini agar para nasabah mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun jejaring dan inspirasi baru untuk usaha mereka.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary menyampaikan bentuk apresiasi nasabah ini dilakukan sebagai bentuk nyata komitmen PNM untuk terus tumbuh bersama nasabah serta memberikan kepedulian terhadap kerja keras mereka selama ini. Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM dalam memberikan modal intelektual dan sosial bagi nasabah.
"PNM percaya bahwa bentuk apresiasi seperti studi banding ini bukan hanya sebagai hadiah, tapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan motivasi dan kreativitas nasabah. Kami ingin nasabah tidak hanya mandiri secara ekonomi, tapi juga inovatif dan terus tumbuh sesuai nilai PNM melalui modal finansial, intelektual, dan sosial" ujar Dodot.
PNM optimis kegiatan seperti ini dapat menjadi pemicu semangat bagi lebih banyak nasabah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usahanya. Harapannya, pengalaman yang diperoleh dari studi banding olahan keju ini akan membuka peluang baru, menciptakan produk bernilai jual tinggi, dan memperkuat ekonomi keluarga. PNM berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap langkah pertumbuhan nasabah, menjadikan perjalanan bersama PNM bukan hanya bermanfaat, tetapi juga menciptakan ekonomi kerakyatan di masyarakat Sukabumi.***
Berita Terkait
-
Bantu Ekonomi dan Pangan, PNM Bagikan 240 Ekor Ayam
-
Jadi Ketua Nasabah PNM Mekaar, Dapat Ilmu Hingga Bonus Apresiasi Sekaligus
-
PNM Fasilitasi 50 Nasabah Mekaar Jualan di Stadion, Untung Berlipat!
-
Ketekunan Berbuah Apresiasi, Nasabah PNM Palembang Ikuti Studi Banding UMKM
-
Dari Ibu Rumah Tangga Jadi Pemimpin Keluarga Bersama PNM Mekaar
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman