Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti yang terafiliasi dengan konglomerat Sugianto Kusuma (Aguan) dan Anthoni Salim, semakin gencar menggarap pasar properti mewah. Teranyar, PANI meluncurkan Padma Residences PIK2, sebuah hunian eksklusif yang ditujukan khusus bagi kaum berkantong tebal, dengan harga per unit mencapai Rp10 miliar hingga Rp16 miliar.
Padma Residences PIK2 digadang-gadang sebagai perpaduan sempurna antara desain tropis modern, kenyamanan premium, dan layanan layaknya hotel bintang lima. "Kami ingin menciptakan hunian yang bukan hanya nyaman, tapi juga relevan dengan gaya hidup modern masa kini," terang Lucia Aditjakra, Director of Sales & Marketing PIK2 Agung Sedayu Group, pada Rabu (23/7/2025).
Konsep Three Garden Layout menjadi daya tarik utama Padma Residences, menghadirkan suasana hijau dan udara segar dari taman depan, taman tengah (inner garden), hingga taman belakang. Desain ini memastikan ruang keluarga mendapat limpahan cahaya dan udara alami, menjadikan setiap momen kebersamaan terasa lebih hidup.
Tak hanya desain yang memukau, Padma Residences PIK2 juga dilengkapi fitur eksklusif yang memanjakan penghuninya. Layanan Butler Service 24 jam siap membantu segala urusan rumah tangga, memungkinkan penghuni untuk fokus pada aktivitas utama mereka tanpa gangguan. Ketenangan penghuni juga terjamin dengan adanya layanan darurat medis 24 jam hasil kerja sama dengan RS Tzu Chi.
Lokasi Padma Residences yang strategis di jantung kawasan PIK2 menjadi nilai tambah. Hunian ini hanya selangkah dari berbagai fasilitas penting seperti sekolah internasional, rumah sakit, restoran kelas atas, pusat perbelanjaan, dan akses tol. Lingkungannya pun ramah pedestrian, dirancang dengan efisiensi energi dan keberlanjutan sebagai prioritas.
PANI sendiri menargetkan marketing sales sebesar Rp5,3 triliun pada tahun 2025. Sugianto Kusuma, Presiden Direktur PANI, menjelaskan bahwa target ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan pasar properti di Jabodetabek dan mencerminkan strategi konservatif namun fleksibel dalam menghadapi gejolak pasar properti dan ekonomi global yang dinamis.
"Strategi ini juga memperlihatkan komitmen perusahaan untuk tetap agile dan adaptif terhadap perubahan pasar, sembari menjaga kualitas dan nilai proyek yang dikembangkan," jelas Aguan.
Didukung oleh cadangan lahan seluas 1.845 hektare, PANI tidak hanya fokus pada angka prapenjualan, tetapi juga pada pengembangan kawasan yang mampu menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat urban masa kini.
Salah satu proyek unggulan yang diharapkan mendongkrak daya tarik PIK2 adalah Nusantara International Convention and Exhibition (NICE). Fasilitas seluas 188.000 meter persegi ini ditargetkan menggelar acara perdana pada Oktober 2025 dan beroperasi penuh pada 2026. Selain itu, beragam kuliner baru dan pusat rekreasi juga siap meramaikan kawasan PIK2.
Baca Juga: Emiten Tekstil Indonesia Berguguran, Asia Pacific Fibers (POLY) Tutup Permanen Pabrik Karawang!
Peningkatan konektivitas kawasan PIK2 juga akan didukung oleh pembangunan Jalan Tol KATARAJA (Kamal–Teluk Naga–Rajeg), yang dijadwalkan beroperasi pada semester pertama 2025. Kehadiran tol ini akan mempersingkat waktu tempuh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke PIK2 menjadi hanya 7 menit, semakin menambah daya tarik kawasan ini bagi para calon pembeli properti mewah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik
-
Kenaikan Harga Emas di Pegadaian, Beli Kemarin Sudah Dapat Untung Banyak
-
Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global
-
Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia
-
Target Harga BUMI Saat Sahamnya Hancur Lebur Ditekan Aksi Jual Massal
-
Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli
-
Profil PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP): Pemegang Saham dan Kinerja
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya