Suara.com - PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk (SHID) angkat bicara menyusul lonjakan harga sahamnya yang mencapai lebih dari 90 persen dalam kurun waktu kurang dari sebulan.
Kenaikan drastis ini, yang kemudian berujung pada suspensi perdagangan saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), mendorong manajemen untuk mengadakan Public Expose Insidentil hari ini di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Direktur PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk, Hengky Roy menjelaskan bahwa Public Expose ini merupakan respons proaktif Perseroan terhadap aktivitas pasar yang tidak biasa (Unusual Market Activity – UMA) pada pergerakan saham SHID sejak Juni hingga 22 Juli 2025.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan integritas dalam setiap aktivitas Perseroan," ujar Hengky Roy secara virtual, Senin (28/7/2025).
Manajemen memaparkan pembaruan signifikan terkait kinerja Perseroan sepanjang tahun 2024 serta strategi dan proyeksi untuk tahun 2025.
Lebih lanjut Hengky mengatakan bahwa perseroan beserta jajaran Direksi dan Dewan Komisaris tidak mengetahui dan tidak menerima informasi terkait kondisi perdagangan saham yang mengalami kenaikan signifikan hingga menyebabkan suspensi.
Hengky menambahkan bahwa pada 25 Juni 2025, harga saham SHID berada di titik terendah Rp 655.
Namun, pergerakan harga terus melonjak, bahkan sempat menyentuh Rp 1.075 pada 7 Juli 2025 dengan volume perdagangan tertinggi tahun ini, yakni 2.266.500 lembar.
Meskipun sempat terkoreksi, harga saham SHID ditutup di Rp 1.250 pada 22 Juli 2025, sebelum akhirnya BEI mengeluarkan pengumuman suspensi perdagangan.
Baca Juga: Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!
"Kejadian tersebut tentunya murni dari penjualan dan pergerakan saham yang beredar di pasar saham tanpa adanya kegiatan signifikan yang dilakukan oleh Perseroan," tegas Hengky.
Melalui Public Expose ini, Perseroan berharap investor dapat memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif, sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang lebih rasional berdasarkan data dan fakta.
PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk berjanji akan terus berupaya meningkatkan kinerja dan tata kelola perusahaan yang baik demi kepentingan seluruh pemegang saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
Terkini
-
Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi
-
THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini
-
BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel
-
Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman
-
BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat
-
Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses
-
Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026
-
OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver
-
BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026