Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mulai berlari kencang untuk membalikkan kondisi perusahaan yang tengah merugi. Salah satunya, menyiapkan strategi yang ambisius agar kerugian Rp 56,55 triliun itu bisa berbalik.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, menjelaskan salah satu target ambisius untuk 4 tahun ke depan yaitu mengoperasikan 100 rute penerbangan domestik dan internasional.
Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 37 penerbangan domestik dan 14 rute internasional.
"Kami menargetkan untuk memperluas jaringan hingga mencakup sekitar 100 rute domestik dan internasional pada 2029," ujar Wamildan Indonesia Aero Summit 2025, Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Tak Hanya Garuda Indonesia, Wamildan juga akan menambah jumlah rute penerbangan anak usaha Citilink Indonesia mencapai 90 pada periode yang sama.
Untuk mencapai target itu, maskapai pelat merah ini menambah koleksi jumlah pesawat hingga 121 pesawat yang mencakup pesawat jarak pendek (narrow-body) dan jarak jauh (wide-body).
"Kami bekerja sama erat dengan Boeing dan Airbus. Fokus utama kami adalah menghadirkan pesawat yang efisien dan berkelanjutan secara operasional, sesuai dengan kebijakan energi bersih nasional," katanya.
Garuda Indonesia membidik kenaikan pangsa pasar di dalam negeri mencapai 50 persen. Dengan strategi ini, laba bersih juga akan terdongkrak sebesar USD 250 juta pada 2029.
"Pesawat bukan barang mewah, melainkan kebutuhan pokok. Garuda akan terus menjadi penghubung antarwilayah dan penggerak ekonomi nasional," pungkasnya.
Baca Juga: Literasi Keuangan Digenjot, Remaja Rentan Jadi Korban Investasi Saham Abal-abal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Airlangga: Presiden Prabowo Pastikan Akan Berantas Praktik Goreng Saham
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat