Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menguat pada perdagangan awal pekan, 4 Agustus 2025, tapi langsung merosot. IHSG dibuka sempat di zona hijau ke level 7.552.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.03 WIB, IHSG anjlok menuju level 7.518 atau turun 19,42 poin, secara presentase turun 0,26 persen.
Pada perdagangan pada di waktu itu, sebanyak 1,37 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 842,3 miliar, serta frekuensi sebanyak 125.400 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 256 saham bergerak naik, sedangkan 210 saham mengalami penurunan, dan 490 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang mendorong penguatan IHSG di waktu itu diantaranya, AEGS, BMBL, BEER, COIN, HBAT, IKAN, KEJU, LOPI, MANG, PMAG, PLAN, NINE.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan hari ini diantaranya, AMMS, BBLD, BRRC, FITT, GPST, JAST, HGII, KMTR, KUAS MEDC, MENN.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini. Meskipun tekanan masih terasa, beberapa sentimen positif diyakini mampu menahan laju pelemahan indeks.
Meredanya aksi jual investor asing serta kenaikan harga sejumlah komoditas utama seperti emas, crude palm oil (CPO), nikel, timah, dan tembaga berpotensi menjadi penopang pergerakan IHSG.
Secara teknikal, IHSG diprediksi bergerak dalam kisaran support di level 7.480 hingga 7.420 dan resistance di area 7.595 hingga 7.655. Pergerakan indeks akan tetap dibayangi oleh dinamika pasar global dan regional, namun sektor-sektor berbasis komoditas berpeluang mencuri perhatian investor.
Baca Juga: Warren Buffet Rugi Rp 62 Triliun Gara-gara Saham Makanan yang Digenggamnya
Sentimen dari pergerakan harga komoditas tersebut dapat mendorong saham-saham emiten terkait mencatatkan kinerja positif, terutama jika tren penguatan harga berlanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG