Selain itu, penurunan ini juga dapat dilihat sebagai bagian dari aksi ambil untung (profit taking) oleh sebagian investor.
Setelah harga mencapai level tinggi dalam beberapa waktu terakhir, penjualan untuk merealisasikan keuntungan menjadi langkah yang wajar dalam siklus pasar.
Bagi calon pembeli, penurunan harga ini dapat dianggap sebagai sebuah peluang.
Momen koreksi seringkali dimanfaatkan untuk mengakumulasi atau menambah porsi investasi emas dengan harga yang lebih rendah.
Sebaliknya, bagi yang berencana menjual, penurunan ini mungkin mendorong untuk menahan asetnya lebih lama dengan harapan tren kenaikan harga akan kembali.
Harga Buyback
Seiring dengan harga jual, harga jual kembali (buyback) emas Antam pada hari ini juga mengalami penyesuaian.
Angka buyback ditetapkan pada level yang lebih rendah, menjadi acuan penting bagi pemegang emas yang ingin melakukan likuidasi.
Perbandingan Harga Emas Antam (per Gram)
Baca Juga: Kilau Emas Antam Redup! Kini Turun Tajam Sentuh Rp1,89 Juta per Gram
| Tanggal | Harga (IDR) | Perubahan (IDR) |
| 20 Agustus 2025 | 1.890.000 | -7.000 |
| 19 Agustus 2025 | 1.897.000 | +2.000 |
| 18 Agustus 2025 | 1.895.000 | - |
Meskipun fluktuasi jangka pendek adalah hal biasa, emas masih dianggap sebagai salah satu aset aman yang paling diandalkan dalam jangka panjang.
Fungsinya sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global belum tergantikan.
Saat ketegangan geopolitik meningkat atau muncul ancaman resesi, permintaan terhadap emas biasanya kembali menguat, menjadikannya komponen relevan dalam portofolio investasi yang terdiversifikasi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau pergerakan harga dari sumber resmi seperti situs Logam Mulia Antam untuk memastikan akurasi informasi sebelum melakukan transaksi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat