Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 21 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.914.000 per gram.
Harga emas Antam itu mulai melompat tinggi Rp 24.000 dibandingkan hari Rabu, 20 Agustus 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.760.000 per gram.
Harga buyback itu juga meroket Rp 24.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.007.000
- Emas 1 Gram Rp 1.914.000
- Emas 2 gram Rp 3.768.000
- Emas 3 gram Rp 5.627.000
- Emas 5 gram Rp 9.345.000
- Emas 10 gram Rp 18.635.000
- Emas 25 gram Rp 46.462.000
- Emas 50 gram Rp 92.845.000
- Emas 100 gram Rp 185.612.000
- Emas 250 gram Rp 463.765.000
- Emas 500 gram Rp 927.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 1.854.600.000
Harga Emas Dunia Melonjak
Harga emas dunia naik pada perdagangan Rabu (21/8/2025) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menekan bank sentral negaranya, Federal Reserve (The Fed). Trump mendesak Gubernur The Fed, Lisa Cook, untuk mundur dari jabatannya di tengah investigasi dugaan penipuan hipotek.
Mengutip FXstreet, ketidakpastian politik tersebut memicu penguatan emas. Logam mulia dengan kode XAU/USD melonjak dari kisaran USD 3.330 menuju USD 3.350, level tertinggi harian. Saat berita ini ditulis, harga emas diperdagangkan di level USD 3.342, atau naik 0,84 persen.
Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) ikut tertekan akibat isu politik dalam negeri. DXY, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama, tercatat turun tipis 0,05 persen ke level 98,21.
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian 21 Agustus Hari Ini, Emas Antam Jadi Lebih Murah!
Sementara itu, Bloomberg melaporkan Direktur Badan Keuangan Perumahan Federal (FHFA), Bill Pulte, menuding Lisa Cook telah memalsukan dokumen bank serta catatan properti demi memperoleh syarat pinjaman lebih ringan. Tindakan itu berpotensi dikategorikan sebagai penipuan hipotek di bawah hukum pidana.
Laporan terpisah dari The Wall Street Journal juga mengungkapkan bahwa Trump sempat menyampaikan kepada para pembantunya kemungkinan memecat Cook sebagai respons atas tuduhan tersebut.
Selain drama politik, pasar emas juga tengah menanti rilis risalah pertemuan The Fed bulan Agustus. Pada pertemuan tersebut, bank sentral memilih menahan suku bunga, meski dua anggota mendorong pemangkasan 25 basis poin (bps).
Adapun agenda ekonomi AS pekan ini masih akan menyoroti rilis data Klaim Pengangguran Awal serta pidato Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru