Poin utamanya...
Pasar kripto global dilanda ketakutan di tengah penurunan Bitcoin.
Ethereum, Solana, dan Chainlink berhasil bangkit melawan tren pasar.
Ketidakpastian dipicu oleh agenda penting Federal Reserve.
Suara.com - Pasar kripto global saat ini berada dalam mode rebound hati-hati, sebuah paradoks yang menarik di mana optimisme terbatas muncul di tengah sentimen fear yang meluas.
Meskipun Bitcoin mengalami penurunan 2% kemarin ke level $113.000, para bulls (sebutan untuk investor yang optimistis) hari ini berupaya keras untuk menghapus kerugian tersebut.
Di tengah sinyal pasar yang beragam dan penuh ketidakpastian, tiga aset kripto utama menonjol dengan menunjukkan tanda-tanda kekuatan yang signifikan: Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Chainlink (LINK).
Sentimen pasar yang tegang ini sebagian besar dipicu oleh beberapa agenda penting yang dinanti-nantikan oleh para trader.
Dalam dua hari ke depan, rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan pidato Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, di simposium Jackson Hole akan menjadi sorotan.
Kedua agenda ini sangat krusial karena akan memberikan petunjuk mengenai waktu dan arah kebijakan pemotongan suku bunga di Amerika Serikat.
Ketidakpastian ini tercermin dalam pergerakan pasar secara keseluruhan; Indeks S&P 500 turun hampir 1%, sementara Indeks Crypto Fear & Greed anjlok drastis dari level "greed" di atas 70 menjadi "fear" (44), yang merupakan level terendah sejak Juni.
Namun, di tengah kondisi ini, ketiga aset kripto tersebut berhasil menarik pembeli dan mempertahankan momentumnya.
Ethereum (ETH): Ketahanan yang Teruji
Baca Juga: Bitcoin Tembus ATH 123.000 Dolar AS, Pintu Gelar Trading Competition
Sebagai aset kripto terbesar kedua, Ethereum (ETH) kembali membuktikan ketangguhannya. Meskipun harga pembukaannya hari ini berada di sekitar $4.000, yang merupakan level terendah dalam dua minggu, harganya dengan cepat melonjak di atas $4.300, mencatat kenaikan impresif sebesar 7,37% dalam sehari.
Kenaikan ini berhasil menghapus kerugian dari hari sebelumnya dan mengirim sinyal kuat bahwa para bulls secara agresif mempertahankan level support, yang sering kali menjadi pertanda kenaikan lebih lanjut.
Kenaikan harga ETH sebagian besar didorong oleh pembelian besar dari perusahaan yang memegang aset treasury Ethereum.
Senin lalu, BitMine mengumumkan pembelian ETH senilai $1,7 miliar, diikuti oleh Sharplink yang kemarin mengumumkan pembelian senilai $600 juta.
Pembelian institusional dalam jumlah besar ini memicu optimisme di kalangan investor ritel. Secara teknis, grafik ETH menunjukkan tren bullish yang kuat sejak akhir April. Indikator ADX berada di level 42, mengonfirmasi tren yang sangat kuat.
Selain itu, Moving Averages (EMA) 50-hari dan 200-hari menunjukkan pergerakan yang terpisah jauh, yang sering terjadi selama tren bullish yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Aset Kripto Terguncang, Harga Bitcoin Merosot
-
Bitcoin Pecah Rekor, Harganya Kini Rp 1,99 Miliar
-
Harga Bitcoin Turun Setelah Menteri Keuangan AS Tegaskan Stop Beli BTC
-
Wacana Bitcoin sebagai Cadangan Negara Mencuat, Masih Tahap Eksplorasi
-
Wapres Gibran Mau Usulkan Investasi Bitcoin Rp 300 Triliun? Ini Risiko dan Proyeksinya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran