Bisnis / Keuangan
Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:46 WIB
Ilustrasi pengangguran. (Pixabay/Jimbo457)

Suara.com - Jumlah warga Amerika yang mengajukan untuk tunjangan pengangguran meningkat.

Hal ini paling tinggi dalam sekitar tiga bulan pekan lalu.

Adapun, jumlah orang yang menerima tunjangan pengangguran pada pekan sebelumnya naik ke level tertinggi dalam hampir empat tahun.

Ini pelemahan pasar tenaga kerja baru-baru ini berlanjut hingga Agustus.

Lalu, klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara bagian naik 11.000.

Tentunya terjadi peningkatan terbesar sejak akhir Mei menjadi 235.000.

Tidak hanya itu, Departemen Tenaga Kerja meramal sebanyak 225.000 masyarakat telah menjadi pengangguran.

Data tersebut mencakup pekan survei untuk laporan penggajian nonpertanian bulan Agustus dari Biro Statistik Tenaga Kerja.

Meskipun, belum menunjukkan adanya PHK besar-besaran, namun tetap menunjukkan bulan berikutnya dengan pertumbuhan lapangan kerja yang di bawah standar.

Baca Juga: Tunjangan DPR Naik, ICW Sambangi DPR Minta Laporan Penggunaan Dana Reses dan Kunjungan Dapil!

"Secara arah, data menunjukkan beberapa penurunan kondisi pasar tenaga kerja sejak bulan lalu, tetapi besarnya terbatas. Berdasarkan laporan ini saja, kami memperkirakan NFP (Agustus) akan berada di kisaran 60.000 hingga 80.000," kata Thomas Simons, kepala ekonom AS di Jefferies dilansir CNBC Internasional, Jumat (22/8/2025).

Sementara itu, pasar tenaga kerja telah terbagi menjadi PHK yang rendah dan perekrutan yang lesu.

Lantaran, bisnis terkena dampak kebijakan perdagangan proteksionis Presiden Donald Trump, yang telah menaikkan bea masuk rata-rata negara ke level tertinggi dalam satu abad.

Sedangkan, jumlah orang yang menerima tunjangan setelah minggu pertama bantuan, proksi untuk perekrutan, naik 30.000 menjadi 1,972 juta yang disesuaikan secara musiman.

Angka ini menjadi level tertinggi sejak November 2021, selama pekan yang berakhir 9 Agustus.

Klaim berkelanjutan yang meningkat ini sejalan dengan meningkatnya persepsi konsumen bahwa pekerjaan sulit ditemukan.

Para ekonom mengatakan, tren klaim berkelanjutan ini konsisten dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 4,3 persen pada bulan Agustus dari 4,2 persen pada bulan Juli.

Ilustrasi PHK (Shutterstock)

Selain itu, pertumbuhan lapangan kerja rata-rata mencapai 35.000 pekerjaan per bulan selama tiga bulan terakhir.

Permintaan domestik tumbuh pada kuartal kedua dengan laju paling lambat sejak kuartal keempat tahun 2022.

"Kenaikan klaim terbaru, jika berkelanjutan, akan mengindikasikan beberapa peningkatan PHK, meskipun dari level yang sangat rendah," tandas Nancy Vanden Houten, kepala ekonom AS di Oxford Economics.

Load More