Suara.com - PPM School of Management resmi mengumumkan para penerima beasiswa penuh dan parsial program The Future Leader (TFL) angkatan ke-17, sebuah program beasiswa bergengsi untuk jenjang Magister Manajemen (S2) yang dirancang untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2008, TFL menjadi bukti nyata komitmen PPM School of Management dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang manajemen.
Sejatinya, pemimpin masa depan tidak lahir begitu saja, tetapi dibentuk melalui proses pendidikan berkualitas, pengembangan karakter, dan pengalaman yang relevan.
Melalui program TFL, PPM School of Management berkomitmen untuk melahirkan agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat.
“PPM School of Management memiliki tradisi sebagai sekolah manajemen terapan. Di sini, para mahasiswa tidak hanya dibekali dengan teori dan konsep manajemen, tetapi juga dilatih bagaimana mengaplikasikannya dalam praktik nyata, baik di perusahaan, organisasi, maupun dalam kehidupan sehari-hari.” ujar AC Mahendra K Datu, Ketua PPM School of Management dalam sambutannya.
Tahun 2025 ini, PPM School of Management memberikan beasiswa The Future Leader penuh dan parsial dengan total nilai lebih dari Rp650 juta kepada 10 awardee terpilih dari ratusan pendaftar di seluruh Indonesia. Rinciannya adalah:
3 penerima beasiswa penuh + uang saku selama 20 bulan (masing-masing senilai Rp113.500.000)
2 penerima beasiswa penuh (masing-masing senilai Rp93.500.000)
1 penerima beasiswa parsial (senilai Rp70.125.000)
2 penerima beasiswa parsial (masing-masing senilai Rp46.750.000)
2 penerima beasiswa parsial (masing-masing senilai Rp23.375.000)
Selain itu, 8 peserta yang berhasil sampai tahap akhir seleksi juga mendapatkan apresiasi berupa potongan biaya pendidikan sebesar Rp20 juta per orang.
Para awardee TFL ini akan menempuh program Magister Manajemen Wijawiyata yang dilengkapi modul dan e-book gratis, pengembangan 4 kompetensi inti (leadership, self-confidence, relationship building, dan passion for growth), bimbingan lomba, serta peluang ikatan dinas setelah lulus.
Proses seleksi TFL 17 dilaksanakan sejak Maret hingga Agustus 2025 melalui serangkaian tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes IQ online, assessment offline, hingga wawancara mendalam. Puncak kegiatan, Awarding Day, digelar pada Kamis, 21 Agustus 2025 sebagai penanda dimulainya perjalanan akademik para penerima beasiswa.
Awarding Day tahun ini mengusung tema “Innovate to Elevate: Building Tomorrow’s Leaders Today” yang menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan keberanian beradaptasi dalam membentuk pemimpin visioner.
Hadir sebagai narasumber adalah Dwi Putra Apri S., S.Kom., M.M.-Alumni MM Wijawiyata Management angkatan 73-Awardee TFL 7-eLearning Consultant & Instructional Designer eLearningMinds; dan Tasya Juwita, S.P., M.M., ATP, CRMP, CIIB-Alumni MM Wijawiyata Management angkatan 71-Awardee TFL 6-Executive Director PT Eduvokasi Solusi Negeri (Edumaritim).
Mereka berbagi dan membawa narasi bahwa PPM School of Management percaya dan yakin bisa melahirkan pemimpin masa depan yang tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun sejak hari ini (awarding day) dengan keberanian untuk berinovasi, berpikir kreatif, serta beradaptasi.
Dengan demikian, para calon pemimpin dapat tumbuh menjadi pribadi yang visioner, relevan dengan perkembangan zaman, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat di masa depan.
PPM School of Management (PPM School) adalah sekolah tinggi dengan sistem penjaminan mutu internal terbaik di Indonesia (Kemenristekdikti–2019). Sebagai kampus manajemen pertama di Indonesia yang berdiri sejak 3 Juli 1967 dan telah terakreditasi Unggul, PPM School memiliki reputasi yang solid dalam menghasilkan agen pembangunan yang inovatif dan profesional.
Melalui program S2 di bidang manajemen, PPM School tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, tetapi juga unggul dalam pengembangan kepemimpinan dan jaringan luas di bidang manajemen serta bisnis.***
Berita Terkait
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun