- Lego mencetak rekor penjualan
- 314 set baru diperkenalkan Lego
- Peningkatan laba membuat kinerja perusahaan menjadi semakin kuat
Suara.com - Lego yang merupakan raksasa mainan Denmark kembali mencetak rekor penjualan.
Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pesatnya dengan peluncuran produk baru
Pada paruh pertama tahun 2025, perusahaan melaporkan lonjakan pendapatan sebesar 12 persen, mencapai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 8,8 triliun.
Adapun, penjualan konsumen naik sebesar 13 persen.
Dilansir The Independent, Kamis (28/8/2025), laba operasional juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 10 persen menjadi 1,04 miliar poundsterling.
Angka ini sejalan dengan lintasan pertumbuhan yang sepanjang tahun 2024.
Peningkatan laba ini dikarenakan sebanyak 314 set baru diperkenalkan, dengan produk terlaris termasuk Lego City, Technic, dan Botanicals.
Hal ini mengalami peningkatan permintaan untuk produk bertema bunga dan sukulen. Set Star Wars juga tetap populer.
Lalu, Lego menginvestasikan tambahan 485 juta poundsterling di pabrik dan lokasi baru selama enam bulan pertama tahun ini.
Baca Juga: Daya Beli Melemah, CORE Curiga Target Pajak RAPBN 2026 'Ngawang'!"
Hal ini untuk memperluas ekspansinya di beberapa negara.
Adapun, Niels Christiansen, CEO Lego, mengatakan peningkatan laba ini membuat kinerja perusahaan menjadi semakin kuat.
"Kami sangat senang dapat mempertahankan kinerja yang kuat di paruh pertama tahun 2025, memenangkan pangsa pasar mainan global," katanya.
Selain itu, pertumbuhan laba ini didorong oleh rangkaian produk yang luas dan inovatif.
Salah satu menargetkan di berbagai usia dan minat dalam permainan lego.
“Dengan fondasi keuangan yang kokoh yang telah kami bangun selama beberapa tahun, kami terus berinvestasi dalam perluasan kapasitas dan inisiatif strategis yang mendorong pertumbuhan kami," jelasnya.
Berita Terkait
-
Legislator Khawatir Setoran Pendapatan Negara dari CHT Bisa Menurun Imbas Regulasi
-
Dividen BUMN Bergeser ke Danantara, Pemerintah Punya Jurus Baru Tambal Pendapatan Negara
-
Proyek PLTP di Daerah Disebut Tingkatkan Setoran Pendapatan Hingga Serap Tenaga kerja
-
Arkadia Digital Media (DIGI) Targetkan Pendapatan Rp 65 Miliar di 2025
-
PLN Laporkan Pendapatan Rp545 Triliun dan Tunjuk Petinggi TNI jadi Komisaris
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis
-
Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta
-
Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam