Suara.com - Industri aset kripto Indonesia sedang panas-panasnya! Di tengah jumlah pengguna yang menembus 15 juta orang, muncul pemain baru bernama FLOQ yang langsung mencuri perhatian.
Platform aset kripto yang berizin OJK ini sukses menjaring hampir 1 juta pengguna terdaftar hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan sejak diluncurkan pada 30 Mei 2025.
Capaian fantastis ini lahir dari strategi yang fokus pada kebutuhan pengguna baru, mengedepankan tiga prinsip utama: aksesibilitas, keamanan, dan edukasi.
"Pertumbuhan yang sangat cepat ini adalah adalah hasil dari kolaborasi tim, dan komunitas untuk bergerak bersama dalam mencapai visi kami untuk menghadirkan akses yang sangat mudah untuk aset kripto bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Yudhono Rawis, Founder FLOQ. Ia menambahkan, FLOQ hadir untuk membangun kepercayaan dan literasi digital, bukan sekadar platform.
FLOQ berhasil memikat pengguna dengan menawarkan pengalaman investasi digital yang sangat sederhana. Mulai dari pembelian aset kripto hanya dengan Rp1.000, proses verifikasi instan, hingga integrasi pembayaran dengan platform populer. Fitur one-click buy/sell juga memudahkan pengguna pemula. Semua fitur ini dirancang berdasarkan masukan langsung dari komunitas, membuat FLOQ punya retensi pengguna yang tinggi.
Di tengah industri yang kerap diwarnai ketidakpercayaan, FLOQ membangun kredibilitas dengan cara mematuhi semua ketentuan yang berlaku berdasarkan aturan OJK, mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan menerapkan proses Know Your Customer (KYC), pemeriksaan PPATK, dan pemantauan transaksi real-time sejak awal.
Tim eksekutif FLOQ yang berisi nama-nama terkemuka di industri kripto dan keuangan juga memperkuat kredibilitas perusahaan. "Kecepatan bukan hanya soal waktu, tetapi juga soal struktur dan koordinasi. Itulah yang membuat kami mampu melayani hampir satu juta pengguna dalam waktu singkat," tambah Paul Versley, Senior Vice President FLOQ.
Tak hanya sukses di produk, FLOQ juga berhasil membangun komunitas yang kuat. Dalam tiga bulan, platform ini telah meraih hampir 20 juta impresi dan lebih dari 210 ribu pengikut organik di berbagai platform media sosial.
Baca Juga: Persaingan Makin Ketat, OJK Minta Bank Daerah Terus Berbenah
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS