- Kabar Mal Atrium Senen dijarah adalah hoaks
- Video yang viral tidak benar
- Mal Atrium Senen tutup dan dalam kondisi aman
Suara.com - Publik diramaikan dengan kabar adanya perusakan dan penjarahan yang dilakukan massa di Mal Atrium Senen seiring dengan derasnya demo di gedung DPR yang merembet hingga Mako Brimob sejak Kamis 28 Agustus 2025 kemarin hingga hari ini.
Dalam narasi yang beredar di media sosial, muncul akun-akun yang menyebarkan isu Mal Atrium dijarah.
Beberapa diantaranya mempertanyakan kabar ini.
Menanggapi hal ini, manajemen Mal Atrium Senen dalam pernyataan resminya, dengan tegas membantah informasi tersebut.
"Kami tegaskan bahwa informasi tersebut TIDAK BENAR / HOAX," tulis manajemen Mal Atrium Senen.
Manajemen mal mengklarifikasi bahwa video yang beredar luas bukanlah kejadian yang terjadi di Mal Atrium Senen, dan kondisi di mal saat ini aman serta terkendali.
manajemen Mal Atrium Senen juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.
Untuk mendapatkan informasi resmi, publik diarahkan untuk memantau akun Instagram resmi mal. Klarifikasi ini penting untuk meredam kekhawatiran publik dan mencegah kepanikan yang lebih luas.
Sebelumnya, Mal Atrium Senen juga sudah memberlakukan penutupan sementara untuk mengantisipasi kerusuhan.
Baca Juga: Gas Air Mata Masuk Rumah Warga, Ibu-Ibu Ngamuk Usir Aparat Pakai Sapu Lidi
Kericuhan yang terjadi sejak Kamis malam bahkan telah menelan korban jiwa, seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan.
Tragedi ini menjadi pemicu meluasnya aksi protes, yang kini tidak hanya digerakkan oleh satu kelompok, melainkan juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.
Berita Terkait
-
Imbau Rakyat Tenang dan Percaya Pemerintah, Prabowo: Waspada Ada Kelompok Ingin Huru-hara
-
Aksi di Gedung DPR RI 27-28 Agustus Hasilkan 28,63 Ton Sampah
-
Selebgram Mang Osa Murka Rantis Brimob Lindas Ojol: Kita Dianggap Polisi Tidur
-
Profil Affan Kurniawan, Driver Ojol Pejuang Keluarga yang Dilindas Rantis Brimob
-
Prabowo Murka: Perintahkan Usut Tuntas Kematian Ojol, Ancaman Keras untuk Aparat!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak