Suara.com - Limbah sampah rumah tangga kini tidak lagi hanya berakhir di tempat pembuangan akhir. Melalui program MESATUA BALI (Mengelola Sampah untuk Alam Bali Lestari), PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Bali PLTG Gilimanuk berhasil mengolah sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai guna, termasuk pupuk organik cair multiguna.
Dalam implementasinya, limbah organik seperti sampah rumah tangga dan industri rumahan diolah menjadi pupuk organik cair.
Sementara itu, limbah anorganik berupa diapers dimanfaatkan sebagai media tanam untuk pembibitan buah dan sayur.
Kedua proses ini memanfaatkan sisa produksi perusahaan berupa air reject demineralisasi, yang menjadikan program ini sebagai terobosan pertama di Kabupaten Jembrana.
"Kami di PLN Indonesia Power percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun masa depan bersama, dari desa hingga dunia," ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta seperti dikutip, Senin (1/9/2025).
Program ini telah melibatkan 13 anggota kelompok Suketeki, memberikan manfaat bagi 65 petani dari 5 Gapoktan, serta membuka lapangan kerja bagi 34 pemuda lokal.
Dukungan pemerintah daerah pun terwujud lewat Pararem Desa Adat Nomor 1 Tahun 2025 yang memperkuat kebijakan pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Selain memberi manfaat ekonomi, MESATUA BALI juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran lewat modul edukasi 'Zero Waste Komunitas' serta kunjungan dari sekolah dan akademisi.
Program ini bahkan berkolaborasi dengan TPA Ash-Shiddiqiyyah di Bali melalui inisiatif TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang fokus pada edukasi gizi seimbang, penanaman buah dan sayur dengan media tanam diapers, serta penguatan ketahanan pangan keluarga.
Baca Juga: Pupuk Organik Dinilai Bisa Tingkatkan Produktivitas Pagi Hingga Lestarikan Lingkungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?
-
Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%
-
Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%
-
Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini
-
Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan
-
Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa
-
Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN
-
Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan
-
1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026
-
CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru