Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi pasar modal akan tetap kuat sejalan fundamental ekonomi Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menyarankan agar para investor lebih memastikan untuk bijak dalam berinvestasi.
Salah satunya agar tidak percaya rumor yang tidak memiliki fakta. Sebab, hal itu bisa merugikan saat berinvestasi.
"Yang kota lihat memang berdampak cukup positif kami menghimbau kepada para investor agar supaya betul-betul bijak dalam berinvestasi tidak berdasarkan rumors memang fakta yang faktuil dan itu memang penting untuk kondisi saat ini," kata Inarno Djajadi di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).
Dia pun menekankan bahwa kebijakan pemerintah sangat luar bisa dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Termasuk mengenai kinerja pasar modal saat ini.
"Saya merasa terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini mewakili Pak Menko. Ini sangat luar biasa concern beliau sinergi dukungan pasar modal. Agar pasar modal itu perdagangannya teratur wajar dan efisien," jelasnya.
Dia pun menambahkan bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh lebih baik. Sebab, Indonesia optimis bisa menjadi negara yang terus maju.
"Tetap percaya diri kita akan maju ke depan," tandasnya.
Sebagai informasi, perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot di awal sesi perdagangan Senin, 1 September 2025. IHSG melemah menuju level 7.620
IHSG hingga pukul 09.47 WIB juga masih menurun ke level 7.660 atau turun 2,14 persen.
Sedangkan, pada awal perdagangan itu, sebanyak 3,61 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,15 triliun, serta frekuensi sebanyak 229.000 kali.
Berita Terkait
-
MSIG Life Bayarkan Rp480 Miliar Klaim Kesehatan & Meninggal Dunia di Semester I 2025
-
Anak Baru Tapi 'Moncer'! Floq Klaim Pikat 1 Juta Pengguna Kripto
-
Kembali Diterpa Rumor, Jimin BTS Disebut Berkencan dengan Song Da-eun
-
Persaingan Makin Ketat, OJK Minta Bank Daerah Terus Berbenah
-
CEK FAKTA: Sri Mulyani Umumkan Pemutihan Pinjaman Online dari OJK
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini