- Ekonomi Sirkular Tercipta di Waduk Gajah Mungkur
- Gelar Program Pengelolaan Sampah Hingga Pemberdayaan UMKM
Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan Mrica Sub Unit PLTA Wonogiri meluncurkan program inovasi sosial bertajuk Gajah Mungkur. Program ini merupakan gerakan kolaboratif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah, konservasi ekosistem, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri.
Waduk Gajah Mungkur selama ini dikenal sebagai sumber energi dan irigasi utama di wilayah selatan Jawa Tengah. Namun, kawasan strategis tersebut menghadapi tantangan serius, mulai dari sedimentasi yang mencapai 3,2 juta meter kubik per tahun, limpasan sampah rumah tangga hingga 70 ton, hingga prevalensi stunting yang menyentuh 11 persen balita di wilayah sekitar.
"Kami tidak hanya membangkitkan listrik, kami membangkitkan kehidupan. Gajah Mungkur adalah wujud nyata dari strategi keberlanjutan PLN Indonesia Power yang mengedepankan inovasi sosial sebagai bagian dari transformasi energi," ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta seperti dikutip, Selasa (2/9/2025).
Program Gajah Mungkur sebagai strategi sosial-lingkungan berbasis ekonomi sirkular dengan empat pilar utama. Pertama, pengelolaan sampah melalui budidaya maggot dan digitalisasi bank sampah.
Kedua, penguatan gizi anak lewat Program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dan TPA (Taman Pendidikan Anak) Tamasya. Ketiga, integrasi kelompok pemancing dengan UMKM pengolah ikan lokal. Keempat, konservasi waduk melalui penanaman pohon dan restocking benih ikan.
Dampak program ini mulai dirasakan masyarakat. Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Desa Pokoh Kidul, misalnya, berhasil memproduksi ribuan gram telur maggot sekaligus memanen sayuran organik bernilai ekonomi. Bank Sampah Manjung Berkah, yang kini menaungi 10 bank sampah desa, aktif mengelola limbah anorganik dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi ratusan warga.
Tak hanya itu, UMKM pengolah ikan lokal juga mampu meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas pasar berkat pendampingan dari PLTA Wonogiri.
Peningkatan ini memperkuat rantai pasok pangan sekaligus membuka peluang penghidupan baru yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat sekitar waduk.
Program Gajah Mungkur juga menyasar ranah pendidikan dan kesehatan anak. Produk pertanian dan peternakan dari KWT Lestari disalurkan untuk mendukung PMT di posyandu, sementara 29 anak di TPA Permata Hati menerima intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan rutin, serta dukungan alat edukatif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan angka stunting di wilayah Wonogiri.
Baca Juga: Pertamina EP Jambi Field Torehkan Produksi 1.243 BOPD Lewat Sumur PPS-020 di Puspa Asri
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar
-
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
-
Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
-
Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi
-
Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan
-
BCA Cetak Laba Bersih Rp14,7 Triliun di Kuartal I-2026
-
Bank Jakarta Bakal Ambil Peran Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
-
Dana Asing Rp 120 T Nyaris Kabur, Penundaan MSCI Jadi Kabar Baik Pasar Modal?
-
Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung
-
Gegara Rupiah IHSG Kebakaran Hingga 2%, 531 Saham Merah