- BP Tapera Mencatat Rumah Subsidi Baru Tersalurkan 164.000 dari Kuota 350.000
- BP Tapera Koordinasi Berbagai Lembaga untuk Percepat Penyaluran Rumah Subsidi
Suara.com - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan kuota rumah subsidi masih melimpah untuk tahun ini. Tercatat, penyaluran rumah subsidi dengan program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebanyak 47 persen atau 164.000 dari kuota 350.000 rumah.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyebut dirinya akan bekerja sama dengan bank-bank penyalur dan asosiasi pengembang untuk mempercepat penyaluran dan pembangunan rumah subsidi.
"Ini memang menjadi concern, supaya teman-teman pengembang bisa lebih mempercepat lagi dari sisi produksinya," ujar Heru seperti dikutip, Kamis (4/9/2025).
Ia mengidentifikasi, masalah utama dalam penyaluran rumah subsidi ini yaitu, kemampuan pembeli rumah subsidi dalam melunasi rumah. Dalam hal ini, BP Tapera akan kembali berunding dengan OJK serta perbankan.
"Termasuk recycle peminatan tahun-tahun sebelumnya, yang sudah kita tapping, yang kita serahkan ke OJK untuk dianalisis," imbuh Heru.
Selain itu, tersendatnya calon pembeli rumah subsidi, karena kuotanya terbatas di tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, dengan masih adanya kuota itu, bisa mengakomodir kebutuhan rumah subsidi.
Menurut Heru, BP Tapera juga akan foku menyalurkan rumah subsidi ke wilayah-wilayah potensial, seperti kawasan industri baik di Jawa maupun luar Jawa.
"Kita akan ke Morowali, kita akan ke Gresik, Batam, dan Papua juga bentar lagi kita sosialisasi masif juga dengan Papua," pungkasnya.
Baca Juga: Pemerintah Mau Berikan Cuma-cuma Rumah Subsidi ke Keluarga Affan Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun