Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengajak seluruh pengusaha ultra mikro, dan UMKM untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas diri dalam memberikan pelayanan optimal kepada pembeli dalam rangka Hari Pelanggan Nasional.
Melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Prasejahtera) PNM berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penyedia akses pembiayaan, tetapi juga memberika pendampingan bisnis, literasi keuangan, serta motivasi untuk mengembangkan usaha dengan percaya diri.
“Hari Pelanggan Nasional adalah kesempatan kami untuk berterima kasih kepada 15,8 juta nasabah aktif PNM Mekaar yang telah menjadi mitra dalam membangun ekonomi bangsa. Kami tidak hanya hadir memberi layanan, tetapi mendampingi mereka untuk tumbuh menjadi wirausaha tangguh,” ujar Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary.
PNM percaya bahwa pelayanan bukan hanya soal memberikan kemudahan akses pembiayaan, melainkan juga menciptakan pengalaman yang membuat nasabah merasa dihargai, didengar, dan didukung. Account Officer (AO) PNM hadir langsung di tengah ibu-ibu, memfasilitasi pertemuan mingguan yang bukan sekadar tentang pembayaran, tetapi juga ruang untuk berbagi ilmu dan inspirasi.
Komitmen pelayanan berbasis pemberdayaan ini menjadi pembeda PNM. Setiap nasabah didampingi agar mampu mengelola modal dengan bijak, mempelajari strategi bisnis sederhana, hingga merancang rencana usaha jangka panjang. Hasilnya, banyak perempuan tangguh yang kini berhasil mengubah bisnis kecil menjadi sumber penghidupan yang stabil bagi keluarga mereka.
Untuk itu, PNM mengajak nasabah PNM Mekaar membangun semangat yang sama untuk memajukan usaha rumahan dengan memupuk jiwa kewirausahaan. Hingga semester I tahun 2025, PNM telah menghadirkan berbagi program pemberdayaan melalui pelatihan yang diikuti oleh 585.499 ketua kelompok nasabah PNM Mekaar, dan 159 klasterisasi usaha terbentuk untuk memudahkan mereka yang mau berusaha dengan menjalankan jenis usaha yang sama.
“Wirausaha sejati tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun nilai, jaringan, dan kepercayaan. Itulah semangat yang kami dorong agar nasabah tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas,” tambahnya.
Hari Pelanggan Nasional juga menjadi pengingat bahwa pelanggan bukan hanya penerima layanan, melainkan mitra perubahan. Kepercayaan nasabah PNM Mekaar adalah kunci keberhasilan program pemberdayaan ekonomi yang kini telah menjangkau jutaan keluarga di seluruh Indonesia. ***
Baca Juga: Pasar Lokal UMKM Vol.5 Hadir Lagi, Tampilkan Produk Kreatif dan Kuliner Lokal
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Lokal UMKM Vol.5 Hadir Lagi, Tampilkan Produk Kreatif dan Kuliner Lokal
-
7 Artis dan Influencer Bantu Promosikan UMKM Secara Gratis, Manfaatkan Media Sosial
-
Surga Kuliner Blok M Mendadak Pudar, Pengusaha Menangis Hadapi Kenaikan Sewa Brutal
-
Cak Imin Genjot Kementerian: Target Turunkan Pengangguran dengan Cara Ini!
-
TikTok Live Ditutup, Wamenkomdigi Minta UMKM Manfaatkan Fitur Lain untuk Berjualan
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis
-
Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah
-
Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET
-
Harga Perak Melemah Tipis Awal Tahun 2026, Aksi China Bisa Picu Kenaikan Lagi?
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo, BP Serentak Turun, Ini Daftarnya
-
Dirut BSI Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Nasabah di Tahun 2026
-
Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai