- Pemerintah fokus kurangi pengangguran lewat penciptaan lapangan kerja
- UMKM dan koperasi desa jadi andalan serapan tenaga kerja
- Dukungan akses pembiayaan dan pasar terus diperkuat untuk UMKM
Suara.com - Menko Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memastikan, setiap kementerian di bawah koordinasinya tengah digenjot untuk mengurangi angka pengangguran.
Cak Imin menyebut, langkah yang ditempuh tak cuma soal membuka lapangan kerja di dalam negeri, tapi juga lewat penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.
“Terkait masalah pengangguran, kita akan terus bekerja keras agar tercipta lapangan kerja baru, baik melalui UMKM di desa maupun di kota, melalui koperasi desa dan melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kementerian sektor-sektor yang ada,” kata Cak Imin usai memimpin Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Menurut dia, sektor UMKM akan tetap menjadi tulang punggung serapan tenaga kerja.
Pemerintah, lanjutnya, perlu konsisten memberi dukungan lewat akses pembiayaan, material, dan pasar agar usaha kecil bisa naik kelas.
“Kita memang harus terus melakukan konsolidasi antar kementerian agar upaya kita memberi ruang dan peluang untuk tumbuh dan naik kelas. Yang usaha kecil menengah, naik kelas menjadi usaha menengah,” ujar dia.
Untuk itu, dukungan Pemerintah perlu dilakukan untuk memberikan akses pembiayaan, material, dan akses pasar bagi UMKM.
Selain UMKM, Cak Imin juga menyoroti penguatan koperasi desa. Hal ini disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar ekonomi dari bawah bisa lebih kokoh menghadapi persaingan.
“Termasuk menyiapkan antisipasi persaingan pelaku ekonomi yang sampai di level desa,” pungkasnya.
Baca Juga: Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Haji, Kepala BPKH: Pendalaman Pemeriksaan di Tahap Penyelidikan
Berita Terkait
-
3 Kode Keras Istana: Gus Irfan Yusuf Calon Kuat Menteri Haji Pertama? Ini Faktanya
-
Perkuat PAD, Mendagri Minta Pemda di Sultra Hidupkan UMKM dan Sektor Swasta
-
Sosok yang Paling Berpeluang Jadi Menteri Haji Prabowo: Siapa Dia?
-
Operasi Pasar Besar-besaran! Kementerian Pertanian Siapkan 1,3 Juta Ton Beras
-
Skandal Haji Rp 1 Triliun: Dirjen PHU Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas