Bisnis / Makro
Selasa, 09 September 2025 | 14:27 WIB
Sri Mulyani (Instagram/@smindrawati)

Kiprah Internasional dan Jabatan Strategis Sebelum Menjadi Menteri

Pada Agustus 2001, Sri Mulyani kembali hijrah ke Amerika Serikat, kali ini sebagai konsultan untuk USAid di Atlanta, Georgia.

Di sana, ia memberikan saran tentang cara merancang program untuk memperkuat universitas-universitas di Indonesia. Ia juga sempat mengajar sebagai dosen di Georgia University.

Pengalaman internasionalnya semakin mengukuhkan posisinya di kancah global. Pada Oktober 2002, ia bergabung dengan Dana Moneter Internasional (IMF) sebagai Executive Director yang mewakili 12 negara di Asia Tenggara. Jabatan ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap keahliannya di bidang ekonomi.

Setelah kembali ke Indonesia, kariernya di pemerintahan dimulai. Pada tahun 2004, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuknya sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Kinerjanya yang gemilang membuat ia dipercaya untuk mengemban tugas yang lebih besar. Setahun kemudian, pada 5 Desember 2005, ia dilantik sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Jusuf Anwar.

Prestasi Gemilang Hingga Kembali ke Tanah Air

Kiprahnya sebagai Menteri Keuangan diakui secara internasional. Pada tahun 2006, ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia oleh Emerging Markets.

Prestasinya terus berlanjut hingga ia terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia dan wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes.

Baca Juga: Baru Dilantik, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sudah Bikin Joko Anwar Emosi

Pada tahun 2010, Sri Mulyani memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan untuk menerima jabatan sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, menjadikannya wanita dan orang Asia pertama yang menduduki posisi tersebut.

Enam tahun kemudian, Presiden Joko Widodo memintanya untuk kembali ke tanah air dan kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Perjalanan panjang Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan akhirnya mengalami perubahan. Pada Senin, 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet.

Dalam perombakan ini, Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk sebagai Menteri Keuangan yang baru, menggantikan Sri Mulyani.

Kontributor : Rizqi Amalia

Load More