- OJK menekankan pentingnya koordinasi erat antara Menteri Keuangan baru dan lembaga keuangan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan
- Disiplin fiskal dinilai krusial agar kepercayaan investor domestik maupun global tetap terjaga
- Kebijakan fiskal yang tepat diperlukan untuk mendukung likuiditas perbankan dan program prioritas pertumbuhan ekonomi Indonesia
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati perkembangan ekonomi Indonesia yang masih dihadapkan oleh gejolak global maupun dalam negeri.
Salah satunya sosok Purbaya Yudhi Sadewa yang menggantikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Untuk itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan, posisi Menteri Keuangan baru ini bisa mempererat koordinasi stabilitas sistem keuangan Indonesia ke depan.
"Kita membutuhkan selalu koordinasi yang baik. Dan juga dalam beberapa hal juga pengambilan keputusan bersama yang juga saling mendorong untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan ke depan," katanya saat di hotel JW Marriot, Rabu (10/9/2025).
Dian juga menyinggung pentingnya peran kebijakan fiskal.
Menurutnya, ekspansi fiskal bisa mendukung likuiditas perbankan, sementara disiplin fiskal diperlukan untuk menjaga kepercayaan investor, baik domestik maupun global.
"Disiplin fiskal sangat penting untuk menjaga confidence investor, baik di SBN maupun global bond. Itu harus tetap dilanjutkan seperti selama ini,” bebernya.
Dia menambahkan, koordinasi kebijakan fiskal tentunya bisa melaksanakan program prioritas dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Dan tentu karena banyak keterkaitan kebijakan fiskal dan berbagai lembaga, dan tentu saja misalnya OJK sekarang juga banyak terkait dengan implementasi program-program prioritas," ujar Dian Ediana Rae.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: 10 Bulan Pemerintah Prabowo Kesejahteraan Rakyat Naik, Kemiskinan Turun Drastis
"Untuk bagaimana implementasi program-program prioritas itu kemudian bisa dilaksanakan dengan baik dan sustainable," tandasnya.
Berita Terkait
-
Gantikan Sri Mulyani, Menkeu Purbaya Langsung Gebrak: Saya Tak akan Bikin Kebijakan Aneh-aneh
-
Menkeu Purbaya Minta Maaf Usai Sebut Demo 'Suara Sebagian Kecil Rakyat'
-
Curhat Menteri Kagetan usai Salah Ngomong, Menkeu Purbaya Siap Dikritik Habis-habisan Wartawan
-
Nekat! Apa Sebenarnya Motif Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Serang Sri Mulyani?
-
Viral Curhat Sosok Ngaku Ipar Menkeu Purbaya: Satu Mundur di Era Jokowi, Satunya Kini Gantikan SMI
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada
-
Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup
-
Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional
-
Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I
-
Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja
-
Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar
-
Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?