- Jabatan Menkeu sangat strategis sejak awal kemerdekaan.
- Tugasnya berkembang dari stabilisasi ekonomi hingga reformasi fiskal.
- Sosok penting termasuk Soemitro, Ali Wardhana, dan Sri Mulyani.
Suara.com - Sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, pos menteri keuangan selalu menjadi salah satu jabatan paling strategis dalam kabinet.
Tugasnya tak main-main: mengelola keuangan negara, memastikan stabilitas ekonomi, dan merancang kebijakan fiskal yang mendukung kemajuan bangsa.
Dari masa sulit awal kemerdekaan hingga era modern, para menteri keuangan telah berupaya keras mengendalikan roda ekonomi Indonesia.
Era Kemerdekaan dan Awal Republik (1945–1966)
Sejarah menteri keuangan dimulai dengan sosok Samsi Sastrawidagda di Kabinet Presidensial pertama pada tahun 1945. Namun, posisinya singkat dan digantikan oleh A.A. Maramis, yang juga menjabat kembali di beberapa kabinet berikutnya.
Masa ini penuh gejolak. Indonesia masih berjuang mempertahankan kemerdekaan, sehingga stabilitas ekonomi menjadi tantangan besar.
Beberapa nama seperti Syafruddin Prawiranegara dan Jusuf Wibisono silih berganti mengisi posisi ini, mencoba menata sistem keuangan di tengah situasi yang tidak menentu.
Salah satu nama yang patut dicatat adalah Soemitro Djojohadikoesoemo.
Dikenal sebagai "arsitek ekonomi Indonesia," beliau menjabat dua kali dan memainkan peran penting dalam perumusan kebijakan ekonomi di awal-awal republik.
Baca Juga: Yudo Sadewa Viral, Berapa Anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa?
Masa ini juga ditandai dengan perubahan nama jabatan, seperti Menteri Koordinator Keuangan yang sempat diemban oleh Soemarno, menunjukkan dinamika struktural pemerintahan yang terus berubah.
Pada periode ini, menteri keuangan tidak hanya berurusan dengan kas negara, tetapi juga dengan perjuangan diplomatik dan politik yang menentukan masa depan bangsa.
Era Orde Baru dan Stabilitas Ekonomi (1968–1998)
Transisi ke Orde Baru membawa stabilitas politik yang berdampak pada perbaikan ekonomi. Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, kebijakan ekonomi terpusat dan terencana dengan lebih matang.
Nama Ali Wardhana muncul sebagai salah satu menteri keuangan yang paling lama menjabat, yaitu selama tiga periode kabinet berturut-turut.
Kontribusinya sangat besar dalam menstabilkan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan menarik investasi asing.
Berita Terkait
-
Sinyal Kuat Menkeu Baru, Purbaya Janji Tak Akan Ada Pemotongan Anggaran Saat Ini
-
Usai Dicopot Prabowo, Benarkah Sri Mulyani Adalah Menteri Keuangan Terlama?
-
IHSG Tertekan, Rupiah Melemah, Pegiat ke Purbaya: Tugasmu Berat, Lawan Kesongonganmu
-
Menkeu Purbaya Tanggapi Ulah Anak yang Sebut Sri Mulyani 'Agen CIA': Dia Masih Kecil
-
Disindir DPR 'Boleh Koboy Asal Berisi', Menkeu Purbaya Sardewa Langsung Tunduk
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Lowongan Kerja BCA Terbaru 2026 untuk Berbagai Jurusan S1 dan S2
-
OJK: Tak Semua WNI di Kamboja Korban TPPO, Sebagian Adalah Kriminal
-
Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin
-
ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750
-
Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM
-
Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?
-
Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
-
Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir
-
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia