- Kemenhub Bangun KRL di Surabaya Sepanjang 20 Km
- Pembangunan KRL Surabaya Menggunakan Dana Investor Jerman
- Target Operasional pada Tahun 2027
Suara.com - Kementerian Perhubungan akan menggarap pembagunan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Proyek seperti KRL ini akan memiliki rute Surabaya-Sidoarjo dengan panjang jalur 20 kilo meter (KM).
Direktur Lalulintas dan Angkutan, Ditjen Perkeretaapian, Arif Anwar, mengatakan proyek ini akan memanfaatkan jalur yang sudah ada atau eksisting. Selain itu, akan ada penambahan jalur ganda atau double track dari Stasiun Surabaya Gubeng, sampai Stasiun Sidoarjo.
"Jadi, kita sudah mendapatkan loan (pinjaman) dari Jerman, SRRL ini akan kita bangun di jalur eksisting. Pekerjaannya itu double track, untuk fase I ini dari Stasiun Gubeng, sampai dengan Stasiun Sidoarjo," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Dalam pembangunan ini, Pemerintah mendpaatkan pinjaman dari Bank Pembangunan Jerman (KfW) sebesar 230 juta euro atau setara Rp 4,42 triliun. Dana itu akan digunakan untuk proyek tahap pertama.
Tahap pertama akan mencakup jalur ganda sepanjang sekitar 20–27 kilometer, peningkatan fasilitas di beberapa stasiun utama seperti Gubeng, Wonokromo, Waru, Gedangan, hingga Sidoarjo, serta pembangunan depo perawatan di Sidotopo.
Kemenhub menargetkan SRRL Tahap 1 bisa melayani lebih dari 200.000 penumpang per hari saat beroperasi penuh pada 2027 mendatang.
Tidak hanya mengurangi kemacetan lalu lintas, proyek ini juga diharapkan mampu menekan emisi karbon hingga 150.000 ton per tahun pada 2045.
"Nanti diantaranya juga termasuk membangun Dipo Sidotomo," beber Arif.
Selain manfaat lingkungan, SRRL juga akan mendorong efisiensi logistik, memperkuat integrasi transportasi publik, dan membuka akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Baca Juga: Anggaran Tak Cukup, Kemenhub Batal Perpanjang Operasional KRL Hingga Karawang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026
-
Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat
-
Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel
-
LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama
-
CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran
-
Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran