- Seleksi PMO Koperasi Merah Putih sempat diwarnai drama dan Kemenkop harus mengulangnya.
- Kini tahap lanjutan tiba, Kemenkop telah memberikan jadwal lanjutan yang harus diketahui peserta.
- Bagaimana jadwal dan apa saja yang perlu disiapkan?
"Seleksi lanjutan Calon Project Management Officer (PMO) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Provinsi dan Kabupaten/Kota, akan memasuki tahapan berikutnya, yang akan berlangsung pada 22–28 September 2025. Info detail terkait jadwal dan teknis akan dikirimkan ke email masing-masing peserta secara bertahap," sebagaimana tertulis di Instagram @/kemenkop.
Para peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya diharapkan untuk mencatat tanggal-tanggal penting ini dengan saksama.
Keterlambatan atau kelalaian dalam mengikuti jadwal dapat berakibat pada diskualifikasi.
Berikut adalah rincian jadwal tahapan seleksi lanjutan PMO Koperasi Merah Putih:
- Tes Tulis Online: Tahap ini menjadi gerbang penyaringan kompetensi teknis dan teoritis para kandidat. Pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak.
- Pengumuman Hasil Tes Tulis: Panitia akan mengumumkan daftar peserta yang berhak melaju ke tahap wawancara melalui kanal resmi.
- Wawancara Psikologi & HR: Pada tahap ini, kandidat akan digali lebih dalam dari sisi kepribadian, kecocokan budaya kerja, dan potensi kepemimpinan.
- Wawancara User & Direksi: Pertemuan dengan calon atasan langsung dan jajaran direksi untuk menguji pemahaman bisnis, visi, dan kemampuan problem-solving kandidat.
- Pengumuman Final: Momen penentuan akhir para kandidat yang terpilih untuk bergabung sebagai bagian dari PMO Koperasi Merah Putih.
Para peserta diimbau untuk secara berkala memantau email dan situs web resmi rekrutmen untuk informasi lebih detail mengenai jam pelaksanaan dan petunjuk teknis lainnya.
Fokus Materi Tes Tulis, Apa yang Harus Dipersiapkan?
Tes tulis menjadi salah satu fase paling krusial dalam seleksi ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, materi yang akan diujikan sangat relevan dengan fungsi dan tanggung jawab seorang PMO.
Para kandidat disarankan untuk memfokuskan persiapan pada beberapa area utama berikut:
1. Manajemen Proyek
Penguasaan konsep dasar hingga lanjutan, seperti Project Management Body of Knowledge (PMBOK), metodologi Agile dan Waterfall, manajemen risiko, dan pengelolaan stakeholder.
Baca Juga: Gaji PMO dan Asisten Bisnis Koperasi Merah Putih Apakah Sama? Simak Rinciannya
2. Wawasan Koperasi
Pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar koperasi, regulasi yang berlaku di Indonesia, serta visi dan misi bisnis Koperasi Merah Putih secara spesifik.
3. Analisis Bisnis
Kemampuan untuk menganalisis data, mengidentifikasi masalah, serta merumuskan solusi bisnis yang efektif dan efisien.
4. Studi Kasus
Peserta kemungkinan besar akan dihadapkan pada studi kasus riil yang menguji kemampuan analisis dan pengambilan keputusan dalam situasi yang kompleks dan menantang.
Berita Terkait
-
Gaji PMO dan Asisten Bisnis Koperasi Merah Putih Apakah Sama? Simak Rinciannya
-
Rekrutmen TNI AD Bintara dan Tamtama 2025, Lulusan SMA/SMK Merapat! Cek Syarat dan Jadwal di Sini
-
Seleksi PMO Koperasi Merah Putih Diulang, Ribuan Peserta Marah-marah, Apa Alasannya?
-
Gaji Asisten Bisnis KMP Hampir 4 Kali UMR Jogja, Kontraknya Berapa Lama?
-
Pengumuman Hasil Akhir PMO Koperasi Kapan? Ini Jadwal Terbarunya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?