-
Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) akan mengadakan acara 'Ngaliwet Rakyat Sareng Presiden RI ke-8' di SICC pada 20 Oktober 2025.
-
Acara ini menandai setahun masa jabatan Presiden dan Hari Pangan Sedunia ke-80.
- Prabowo belum dapat dipastikan datang atau tidak.
Suara.com - Relawan Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) merencanakan sebuah acara besar bertajuk "Ngaliwet Rakyat Sareng Presiden RI ke-8" yang akan diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC) pada 20 Oktober 2025.
Acara ini memiliki dua tujuan utama: memperingati Hari Pangan Sedunia ke-80 dan menandai setahun masa jabatan Presiden RI ke-8.
Rencana kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh jajaran organisasi, termasuk Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Penasehat, dan 38 DPD GPN 08, yang disepakati dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II di Bogor.
Ketua Umum GPN 08, H. Safrin Sofyan, menyatakan bahwa organisasi yang dideklarasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini berkomitmen aktif mengisi kemenangan pasangan Prabowo–Gibran.
Safrin mengingatkan seluruh jajaran organisasi di 38 Provinsi dan 316 Kabupaten untuk kembali berkonsolidasi hingga tingkat ranting demi mengawal dan menyukseskan program prioritas pemerintah.
Program yang menjadi fokus pengawalan GPN 08 mencakup bidang pangan, koperasi dan UMKM, energi terbarukan, program Multi-Grid Battery (MGB) di desa tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga upaya pengentasan kemiskinan.
Dalam sesi laporan Rakornas, DPD GPN 08 memaparkan berbagai inisiatif dan tantangan di daerah:
- Sengketa Lahan di Kalbar: DPP GPN 08 mencermati serius kasus sengketa lahan di Sintang, Kalimantan Barat. Ketua DPD Kalbar GPN 08, Linda Susanti, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur hukum dalam eksekusi lahan, yang dilakukan tanpa aanmaning, sidang insidentil, atau pemberitahuan pengosongan lahan.
- Pengembangan Pertanian Terintegrasi di Aceh: Ketua DPD Aceh, Said Rahmadi, melaporkan kesiapan wilayahnya untuk mengalokasikan lahan pertanian seluas 2.500 hektar. Lahan tersebut akan dijadikan kawasan pertanian terintegrasi untuk ditanami padi, jagung, dan sweet shorgum, dengan rencana penggunaan pupuk khusus GPN 08.
Ketua pelaksana, Tony (yang juga Ketua Komite Ekonomi Nasional GPN 08), menyebut acara ini akan dimeriahkan dengan Gebyar Inovasi Pangan Rakyat.
Acara ini juga didukung oleh tujuh kementerian, termasuk Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif, Desa PDT, Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Badan Pangan Nasional.
Baca Juga: Akhmad Wiyagus jadi Wamendagri, Tito Karnavian Senang Punya 3 Wamen: Tugas Saya jadi Lebih Ringan
Ngaliwet dipilih karena memiliki nilai filosofis sebagai budaya luhur tatar Pasundan yang melambangkan kebersamaan tanpa memandang kelas dan wujud kesyukuran atas nikmat pangan. Acara ini direncanakan akan dipimpin oleh Gubernur KDM.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran
-
Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
-
Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen