Ilustrasi harga emas di pegadaian. (Dok: Pegadaian)
Baca 10 detik
- Harga emas batangan di Pegadaian mengawali pekan (Senin, 13/10/2025) dengan tren penguatan, di mana ketiga jenis emas (Antam, Galeri 24, dan UBS) kompak mencatatkan kenaikan harga.
- Emas Antam tetap menjadi yang termahal dan paling likuid, dibanderol Rp2.414.000 per gram; sementara Emas Galeri 24 dipatok paling rendah di Rp2.301.000 per gram.
- Pegadaian juga menawarkan Tabungan Emas bagi investor bermodal kecil, yang memungkinkan pembelian emas dimulai dari bobot 0,01 gram, dengan harga beli (setor) per 0,01 gram hari ini adalah Rp22.330.
Selain menjual emas batangan fisik, Pegadaian juga memfasilitasi investasi emas dengan modal super kecil melalui skema Tabungan Emas. Program ini memungkinkan pembelian emas dimulai dari bobot 0,01 gram saja.
Berdasarkan pembaruan harga per 13 Oktober 2025, harga yang berlaku untuk Beli Emas (setor tabungan) adalah Rp22.330 per 0,01 gram.
Sementara itu, harga yang berlaku untuk Jual Emas (tarik tabungan) adalah Rp21.540 per 0,01 gram. Skema ini sangat diminati oleh masyarakat perkotaan yang ingin berinvestasi secara rutin tanpa perlu menunggu dana besar terkumpul.
Komentar
Berita Terkait
-
Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit
-
Infrastruktur Rampung, Pasokan Listrik 30 Juta VA Siap Genjot Produksi Tambang Emas di Gorontalo
-
Harga Emas Antam Turun Rp9.000: Saatnya Beli atau Tunggu Lagi?
-
Merdeka Gold Resources (EMAS) Keluarkan Rp 9,8 Miliar Buat Eksplorasi Tambang Pani, Ini Hasilnya
-
Racun dari Dalam Tanah: Tambang Emas yang Mengancam Masa Depan Sangihe
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi