Suara.com - Isu mengenai kenaikan gaji pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali hangat diperbincangkan publik.
Pembahasan ini mencuat seiring dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, yang memuat pembaruan atas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) untuk tahun 2025.
Banyak pensiunan berharap adanya kabar baik di bulan ini, menyusul kebijakan yang tertuang dalam Perpres tersebut. Namun, benarkah gaji para pensiunan PNS akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat, atau bahkan di bulan ini?
Membedah Perpres Nomor 79 Tahun 2025
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu merujuk langsung pada dasar hukum yang menjadi sumber perbincangan, yaitu Perpres Nomor 79 Tahun 2025. Peraturan yang telah berlaku sejak 30 Juni 2025 ini memang membawa kabar gembira terkait kenaikan gaji.
Namun, mari kita cermati lampiran pada Perpres tersebut. Pada halaman 3 poin keenam, arah kebijakan pemerintah secara jelas tertulis: "Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/Polri, dan pejabat negara."
Poin ini secara eksplisit menyebutkan rencana kenaikan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif, termasuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan personel TNI/Polri.
Namun, dalam Perpres dan lampirannya tersebut, tidak ada satu pun penjelasan yang secara spesifik menyinggung atau mengonfirmasi adanya kenaikan gaji bagi para pensiunan PNS.
Dengan demikian, berdasarkan dokumen resmi yang ada saat ini, jawabannya adalah tidak benar jika ada informasi yang menyebutkan gaji pensiunan PNS akan naik bulan ini.
Baca Juga: Segini Besaran Gaji Pensiunan PNS, Bakal Naik Tahun 2025?
Kenaikan gaji bagi pensiunan memerlukan regulasi resmi terpisah yang hingga kini belum dikeluarkan oleh pemerintah.
Kenaikan Gaji Aktif vs. Pensiunan
Meskipun kenaikan gaji ASN yang aktif seringkali membuka harapan bagi penyesuaian gaji pensiunan, perlu dipahami bahwa keduanya diatur melalui mekanisme dan regulasi yang berbeda.
Kenaikan gaji pensiunan tidak otomatis mengikuti kenaikan gaji ASN aktif. Penyesuaian gaji bagi para purnabakti ini dilakukan berdasarkan keputusan pemerintah dan mempertimbangkan kondisi ekonomi negara, dan tidak selalu terjadi setiap tahun.
Sebagai informasi, kenaikan gaji bagi pensiunan PNS terakhir kali terjadi pada awal tahun 2024, di mana gaji mereka mengalami kenaikan sebesar 12%.
Kenaikan tersebut diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024 yang masih menjadi acuan gaji pensiunan hingga saat ini.
Besaran Gaji Pensiunan PNS Saat Ini
Karena belum ada regulasi baru mengenai kenaikan, besaran gaji pensiunan PNS saat ini masih mengacu pada aturan yang berlaku, yaitu PP Nomor 8 Tahun 2024 dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 2 Tahun 2024.
Berikut adalah gambaran umum kisaran gaji pokok pensiunan PNS berdasarkan golongan:
Gaji pensiunan PNS
Pensiunan PNS Golongan I
Golongan Ia: Rp 1.685.700 - Rp 1.892.000
Golongan Ib: Rp 1.685.700 - Rp 2.003.100
Golongan Ic: Rp 1.685.700 - Rp 2.087.800
Golongan Id: Rp 1.685.700 - Rp 2.176.100
Pensiunan PNS golongan II
Golongan IIa: Rp 1.685.700 - Rp 2.732.600
Golongan IIb: Rp 1.685.700 - Rp 2.848.200
Golongan IIc: Rp 1.685.700 - Rp 2.968.700
Golongan IId: Rp 1.685.700 - Rp 3.094.200
Pensiunan PNS golongan III
Golongan IIIa: Rp 1.685.700 - Rp 3.431.400
Golongan IIIb: Rp 1.685.700 - Rp 3.576.600
Golongan IIIc: Rp 1.685.700 - Rp 3.727.900
Golongan IIId: Rp 1.685.700 - Rp 3.885.600
Pensiunan PNS golongan IV
Golongan IVa: Rp 1.685.700 - Rp 4.050.000
Golongan IVb: Rp 1.685.700 - Rp 4.221.300
Golongan IVc: Rp 1.685.700 - Rp 4.399.800
Golongan IVd: Rp 1.685.700 - Rp 4.585.900
Golongan IVe: Rp 1.685.700 - Rp 4.779.900
Gaji pensiunan janda/duda PNS
Pensiunan Janda/Duda PNS Golongan I
Golongan Ia: Rp 1.264.300
Golongan Ib: Rp 1.264.300
Golongan Ic: Rp 1.264.300
Golongan Id: Rp 1.264.300
Pensiunan janda/duda PNS Golongan II
Golongan IIa: Rp 1.264.300 - Rp 1.311.700
Golongan IIb: Rp 1.264.300 - Rp 1.367.100
Golongan IIc: Rp 1.264.300 - Rp 1.425.000
Golongan IId: Rp 1.264.300 - Rp 1.485.300
Pensiunan janda/duda PNS Golongan III
Golongan IIIa: Rp 1.264.300 - Rp 1.647.100
Golongan IIIb: Rp 1.264.300 - Rp 1.716.800
Golongan IIIc: Rp 1.264.300 - Rp 1.789.400
Golongan IIId: Rp 1.789.400 - Rp 1.865.100
Pensiunan janda/duda PNS Golongan IV
Golongan IVa: Rp 1.264.300 - Rp 1.944.000
Golongan IVb: Rp 1.264.300 - Rp 2.026.200
Golongan IVc: Rp 1.285.900 - Rp 2.112.000
Golongan IVd: Rp 1.340.300 - Rp 2.201.300
Golongan IVe: Rp 1.397.000 - Rp 2.294.400
Gaji pensiunan janda/duda PNS yang tewas
Pensiunan janda/duda PNS yang tewas golongan I
Golongan Ia: Rp 1.685.700 - Rp 1.816.300
Golongan Ib: Rp 1.685.700 - Rp 1.923.000
Golongan Ic: Rp 1.685.700 - Rp 2.004.300
Golongan Id: Rp 1.685.700 - Rp 2.089.100
Pensiunan janda/duda PNS yang tewas golongan II
Golongan IIa: Rp 1.685.700 - Rp 2.623.300
Golongan IIb: Rp 1.717.200 - Rp 2.734.200
Golongan IIc: Rp 1.789.900 - Rp 2.850.00
Golongan IId: Rp 1.865.600 - Rp 2.970.500
Pensiunan janda/duda PNS yang tewas golongan III
Golongan IIIa: Rp 2.005.800 - Rp 3.294.200
Golongan IIIb: Rp 2.090.600 - Rp 3.433.600
Golongan IIIc: Rp 2.179.100 - Rp 3.578.800
Golongan IIId: Rp 2.271.200 - Rp 3.730.200
Pensiunan janda/duda PNS yang tewas golongan IV
Golongan IVa: Rp 2.367.300 - Rp 3.888.000
Golongan IVb: Rp 2.467.400 - Rp 4.052.400
Golongan IVc: Rp 2.571.800 - Rp 4.223.900
Golongan IVd: Rp 2.680.600 - Rp 4.402.500
Golongan IVe: Rp 2.793.900 - Rp 4.588.800
Gaji pensiunan orang tua dari PNS yang tewas
Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan I
Golongan Ia: Rp 337.140 - Rp 363.260
Golongan Ib: Rp 337.140 - Rp 384.600
Golongan Ic: Rp 337.140 - Rp 400.860
Golongan Id: Rp 337.140 - Rp 417.820
Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan II
Golongan IIa: Rp 337.140 - Rp 524.660
Golongan IIb: Rp 343.440 - Rp 546.840
Golongan IIc: Rp 357.980 - Rp 570.000
Golongan IId: Rp 373.120 - Rp 594.100
Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan III
Golongan IIIa: Rp 401.160 - Rp 658.840
Golongan IIIb: Rp 418.120 - Rp 686.720
Golongan IIIc: Rp 435.820 - Rp 715.760
Golongan IIId: Rp 454.240 - Rp 746.040
Pensiunan orang tua dari PNS yang tewas golongan IV
Golongan IVa: Rp 473.460 - Rp 777.660
Golongan IVb: Rp 493.480 - Rp 810.840
Golongan IVc: Rp 514.360 - Rp 844.780
Golongan IVd: Rp 536.120 - Rp 850.500
Golongan IVe: Rp 558.780 - Rp 917.760
Kontributor : Rizqi Amalia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
-
Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun
-
Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz
-
BHR Mitra Ojol Gojek Ditransfer Hingga 6 Maret 2026, Nominalnya Naik Tahun Ini
-
Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah