-
Zulhas targetkan MBG bebas risiko pada Maret 2026.
-
Target 82,9 juta penerima tercapai setelah Perpres MBG terbit.
-
Prabowo membela MBG, sebut capaian 1,4 miliar porsi makanan.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas menargetkan pada Maret 2026 tidak ada lagi risiko yang timbul dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam periode itu, sebanyak 82,9 juta juga telah menerima program MBG. Zulhas meyakini, target ini bisa tercapai setelah adanya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program MBG diterbitkan dalam waktu dekat.
"Jadi, diperkirakan tahun 2026, Maret, kita sudah bisa mencapai 82,9 juta (penerima) dengan risiko, dengan harapan tidak ada risiko satu orang pun," ujarnya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (22/10/2025).
Zulhas memastikan, pemerintah telah merombak dan evaluasi tata kelola MBG. Apalagi dirinya telah ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelaksanan MBG.
Dalam tugasnya, Zulhas akan menggoordinasi pelaksanaan MBG dari semua instansi baik pusat maupun daerah.
Dengan koordinasi dan pengawasan yang ketat itu, dirinya memastikan, tidak ada lagi adanya anak sekolah yang menjadi korban dari MBG.
"Pengawasan tentu nanti sampai ke desa, itu di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, ada gubernur, bupati, punya wali kota, camat, sampai desa. Itu pengawasan, sehingga nanti puskesmas, dinas kesehatan bisa secara rutin melakukan evaluasi dipimpin langsung nanti sama pelaksana harian, Bu Nanik (Wakil Kepala BGN)," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara lugas membela program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan. Ia menyoroti statistik keberhasilan program tersebut yang mencapai 99,99 persen, sembari mengakui tantangan dan komitmen untuk terus menyempurnakan pelaksanaannya.
Di hadapan para wisudawan, Prabowo mengungkapkan data capaian program MBG yang sangat signifikan.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Busung Lapar Sewaktu Kuliah, Apa Orang Dewasa Memang Bisa Mengalaminya?
"Saudara-saudara yang kita tadi disampaikan 36,2 juta penerima manfaat sampai hari ini mungkin sudah lebih 1,3, 1,4 miliar porsi makanan yang diberikan," kata Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!