- Harga emas global mencatat penurunan harian yang paling signifikan dalam lima tahun.
- Harga emas spot anjlok sebesar 5,5 persen dan mencapai posisi terendah dalam sepekan di level US$ 4.115,26 per ons troi.
- Harga emas lokal menguat.
Suara.com - Harga emas di pasar global mencatat penurunan harian yang paling signifikan dalam lima tahun terakhir setelah para investor secara masif melakukan aksi ambil untung (profit taking).
Pelemahan tajam ini terjadi menyusul reli kuat yang sempat mendorong logam mulia mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada sesi perdagangan sebelumnya.
Pada perdagangan, harga emas spot anjlok sebesar 5,5 persen dan mencapai posisi terendah dalam sepekan di level US$ 4.115,26 per ons troi.
Penurunan harga emas ini merupakan yang paling parah sejak Agustus 2020. Serupa, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 5,7 persen menjadi US$ 4.109,10 per ons troi.
Penurunan drastis ini terjadi setelah pada perdagangan Senin (20/10/2025), harga emas sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 4.381,21 per ons troi.
Emas global sendiri telah menguat sekitar 60 persen sepanjang tahun ini, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, spekulasi pemangkasan suku bunga, serta pembelian signifikan dari bank sentral dunia yang menjadikannya aset safe haven.
Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mencatat bahwa meningkatnya risiko di pasar global pada awal pekan turut memberikan tekanan bagi logam safe haven seperti emas.
Selain itu, kenaikan Indeks dolar AS sebesar 0,4 persen juga membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Potensi berakhirnya kebuntuan anggaran pemerintah AS dan pengumuman kesepakatan dagang AS-China, menurut analisa Citi, dapat mendorong harga emas untuk berkonsolidasi (bergerak stabil) dalam dua hingga tiga pekan ke depan.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Melonjak, Warga 'Rebutan' Beli Aset Safe Haven
Dampak penurunan ini juga terasa pada logam mulia lainnya, dengan platinum turun 5,9 persen menjadi US$ 1.541,85, dan paladium kehilangan 5,3 persen ke US$ 1.417,25.
Harga Emas Domestik Kompak Melonjak
Berbanding terbalik dengan pasar global, harga jual emas di pasar domestik Indonesia justru terpantau mengalami kenaikan signifikan. Data yang dirilis oleh laman resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (22/10/2025) menunjukkan tiga produk logam mulia utama—Antam, UBS, dan Galeri24—kompak melonjak.
Harga jual emas Antam meroket menjadi Rp2.736.000 per gram dari harga sebelumnya Rp2.657.000 per gram. Emas UBS juga naik ke angka Rp2.538.000 per gram dari Rp2.513.000 per gram.
Sementara itu, emas Galeri24 naik menjadi Rp2.510.000 per gram dari semula Rp2.504.000 per gram. Emas Galeri24 ditawarkan dalam kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara emas UBS dijual dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM