-
OJK mencatat klaim asuransi kerusuhan akhir Agustus 2025 mencapai sekitar Rp150 miliar dari empat lini bisnis utama.
-
Klaim asuransi properti menurun 6,2%, namun pendapatan preminya naik 7,2% hingga Agustus 2025.
-
Asuransi kendaraan bermotor mengalami tren sebaliknya, dengan klaim naik 2% dan pendapatan premi turun 5% secara tahunan
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat klaim asuransi terkait peristiwa kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 yang cukup tinggi.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), total klaim yang diajukan mencapai ratusan miliar.
"Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), total klaim akibat peristiwa kerusuhan akhir Agustus 2025 mencapai sekitar Rp150 miliar," katanya dalam jawaban tertulis, Senin (3/11/2025).
Dia menambahkan, klaim tersebut berasal dari empat lini bisnis, yaitu properti, kendaraan bermotor, engineering, dan aneka.
"OJK menekankan pentingnya penyelesaian klaim sesuai ketentuan polis dan prinsip kehati-hatian agar hak pemegang polis terlindungi dan kepercayaan publik terhadap industri tetap terjaga," jelas Ogi.
Sementara itu, OJK mencatat klaim asuransi harta benda (properti) turun 6,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 4,8 triliun per Agustus 2025.
Penurunan klaim tersebut justru diiringi dengan kenaikan pendapatan premi asuransi harta benda.
“Per Agustus 2025, pendapatan premi lini usaha asuransi harta benda mencapai sekitar Rp 23 triliun, meningkat 7,2 persen secara tahunan,” bebernya.
Namun, kondisi yang berbeda terjadi pada lini asuransi kendaraan. Pihaknya mencatat klaim asuransi kendaraan bermotor naik sebesar 2 persen yoy menjadi Rp 5,3 triliun.
Baca Juga: OJK Minta Industri Asuransi Terlibat MBG dan Bencana Alam
Sedangkan pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor tercatat sekitar Rp 13,5 triliun, turun 5 persen yoy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!