-
OJK akan perketat pengawasan terhadap saham gorengan.
-
Langkah ini untuk tingkatkan kepercayaan dan perlindungan investor.
-
OJK juga gencarkan literasi agar masyarakat paham risiko investasi
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal meningkatkan kepercayaan publik terhadap investasi di pasar modal Indonesia.
Lantaran, pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti saham gorengan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, bakal melakukan pengawasan terhadap saham gorengan.
Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan investor di pasar modal.
"Bapak Purbaya menegaskan pentingnya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal, salah satunya dengan menjaga agar transaksi pasar modal berjalan dengan wajar, teratur, dan juga efisien," kata Inarno dikutip dari Youtube BEI.
Menindaklanjuti hal tersebut, dia menambahkan, OJK akan terus memperkuat fungsi pengawasan dan deteksi dini terhadap aktivitas transaksi yang tidak wajar dan potensi pelanggaran di pasar.
Dia mengatakan, OJK terus memperkuat fungsi pengawasan dan deteksi terhadap aktivitas transaksi yang tidak wajar dan potensi pelanggaran di pasar. Salah satunya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
"Kami meningkatkan SRO dan pelaku pasar dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan penegakan disiplin pasar," jelasnya.
Menurut Inarno, upaya literasi kepada masyarakat akan terus digencarkan, guna memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai pasar modal.
Baca Juga: Purbaya Soroti Dana Pemda Mengendap Rp254 Triliun, Sebut Serapan Anggaran Lambat
Dengan demikian, investor bisa mengantisipasi praktek-praktek saham gorengan.
“Literasi terus diperluas agar investor memahami bahwa investasi yang bijak memerlukan pemahaman terhadap risiko bukan semata-mata mengejar keuntungan secepat mungkin,” jelasnya.
Dia menambahkan, pasar modal Indonesia bisa berkembang menjadi pasar yang modern inklusif dan berdaya saing global.
Apalagi, pasar modal merupakan salah satu instrumen yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Pasar modal adalah ruang ekonomi bersama setiap warga memiliki kesempatan yang sama dalam berkontribusi memperkuat ekonomi Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Mulai Tarik Pungutan Ekspor Biji Kakao 7,5 Persen
-
Direstui OJK, BSI Miliki Dua Direksi Baru
-
Luhut Minta Rp50 Triliun Kas Negara untuk INA, Menkeu Purbaya Balas Menohok: Mereka Banyak Uang
-
Uang Pemda Nganggur Tembus Rp254 Triliun! Menkeu Purbaya Pusing: Pada Protes Dipotong
-
Menkeu Purbaya Bakal Hapus Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar
-
Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi
-
Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan
-
Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I
-
IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal
-
Ancaman Siber Bergeser ke Pengguna, Indodax Gencarkan Edukasi Anti-Phishing
-
Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk
-
Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar