-
Apindo prioritaskan ekonomi digital, hijau, dan hilirisasi tingkatkan pertumbuhan.
-
Ekonomi hijau berpotensi serap 1,7 juta pekerja sampai tahun 2045.
-
Hilirisasi fokus komoditas mineral, pertanian, perikanan untuk pertumbuhan.
Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan ada tiga sektor yang harus dioptimalkan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada 2026. Ketiga sektor itu yakni ekonomi digital, ekonomi hijau, dan hilirisasi.
"Pertama ekonomi digital. Jadi kalau ekonomi digital ini tingkat penetrasi internet kan mencapai 80 persen," ujar Shinta dalam paparan pada agenda di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
"So it's a no brainer, we have to go and focus on this (Itu adalah keputusan yang sangat jelas, kita harus segera mengambil tindakan dan berfokus pada hal itu)," sambungnya.
Dia menyebut bahwa ekonomi digital sudah menjadi salah salah penyangga perekonomian di Indonesia. Hal itu bisa terlihat dari pertumbuhan startup di dalam negeri.
Sektor kedua yaitu ekonomi hijau. Dia menyebut bahwa ekonomi hijau diproyeksikan dapat menyerap 1,7 juta tenaga kerja sampai dengan 2045.
"Kemudian kontribusi ekonomi hijau terhadap PDB itu bisa sampai Rp 600 triliun. Jadi ini juga jadi perhatian," katanya.
Lalu ketiga adalah hilirisasi. Menurutnya sektor itu bukan hanya terfokus pada industri mineral, tapi juga pertanian dan aquaculture.
Dia mencontohkan hilirisasi rumput laut yang saat ini sedang digarap APINDO. Menurutnya industri rumput laut memiliki potensi yang besar.
"I think it will be the next CPO of Indonesia, saya bilang. Karena peluangnya besar," kata Shinta.
Baca Juga: Pengusaha Ungkap Ternyata Ada Industri yang Sulit Rekrut Tenaga Kerja RI
"Jadi hilirisasi ini juga saya rasa dengan 28 komoditas prioritas, ini akan jadi kontribusi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi di 2026," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini
-
APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?
-
Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar