Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengumumkan pembaruan jadwal pelaksanaan Magang Nasional 2025 Batch 2 melalui akun Instagram resminya (@kemnaker).
Kabar baik bagi perusahaan dan calon peserta, Kemnaker memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran baik bagi perusahaan penyelenggara magang maupun calon peserta.
Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi ini merupakan inisiatif penting pemerintah untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri, memberikan pengalaman kerja praktis yang terstruktur bagi para lulusan.
Jadwal Terbaru Magang Nasional 2025 Batch 2 Ditetapkan
Perpanjangan jadwal ini memberikan waktu lebih bagi pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan proses administrasi dan pendaftaran.
Berdasarkan pengumuman terbaru Kemnaker, periode Pendaftaran Penyelenggara dan Usulan Program Pemagangan telah diperpanjang dari 24 Oktober hingga 11 November 2025.
Sementara itu, Pendaftaran Calon Peserta Magang juga diperpanjang dan akan berlangsung dari 6 hingga 14 November 2025.
Setelah proses pendaftaran, tahapan selanjutnya adalah Seleksi Calon Peserta Magang yang dijadwalkan mulai 14 hingga 20 November 2025.
Puncak dari proses ini adalah Pengumuman dan Penetapan Peserta Magang pada 21 November 2025. Seluruh rangkaian proses Magang Nasional Batch 2 ini akan secara resmi dimulai dengan acara Pembukaan Magang Nasional Batch 2 pada 24 November 2025.
Baca Juga: KPK Tetapkan Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto sebagai Tersangka Baru Kasus Pemerasan Izin TKA
Syarat dan Tahapan Pendaftaran Wajib Lulus
Untuk dapat mengikuti Magang Nasional Batch 2, terdapat syarat krusial yang harus dipenuhi oleh calon peserta, yaitu:
- Sudah Lulus dari perguruan tinggi.
- Terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Kemnaker menegaskan, proses penarikan data PDDikti dilakukan per tanggal 31 Oktober 2025, sehingga kelengkapan data menjadi sangat penting.
Tahapan pendaftaran Magang Nasional harus diikuti melalui sistem online:
- Registrasi Online: Calon peserta wajib mendaftar melalui platform SIAPkerja Kemnaker pada tautan resmi: https://siapkerja.kemnaker.go.id/.
- Validasi Data: Pendaftaran yang masuk akan divalidasi oleh tim pelaksana menggunakan data dari berbagai kementerian/lembaga terkait.
- Proses Rekrutmen: Calon peserta yang telah memenuhi persyaratan dan lolos validasi berhak mengikuti proses rekrutmen yang diselenggarakan oleh perusahaan penyelenggara magang.
Verifikasi Data Berlapis dan Ineligibility
Proses verifikasi data calon peserta Magang Nasional dilakukan secara berlapis melalui lembaga-lembaga vital, termasuk PDDikti (Kemendiktisaintek), Dukcapil (Kemendagri), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?