-
IHSG cetak rekor baru, ditutup menguat 0,69 persen ke level 8.394.
-
Kenaikan ditopang likuiditas, rupiah menguat, dan cadangan devisa naik.
-
Tren bullish terjaga, namun potensi minor pullback terbuka segera.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor level tertinggi pada akhir perdagangan Jumat, 7 November 2025.
IHSG ditutup melesat 0,69 persen ke level 8.394. Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya mengemukakan, kenaikan IHSG ini dipicu oleh meningkatnya likuiditas di pasar domestik, penguatan nilai tukar rupiah, serta optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Selama sepekan, IHSG berhasil menguat 2,83 persen persen menunjukkan sentimen positif investor di tengah dinamika global. Sementara itu, rupiah ditutup menguat di posisi Rp 16.690 per USD, menambah kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Kenaikan indeks juga ditopang oleh data cadangan devisa Oktober 2025 yang meningkat menjadi USD 149,9 miliar, naik dari USD 148,7 miliar pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh penerbitan obligasi pemerintah, penerimaan pajak, serta jasa ekspor, di tengah langkah Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar.
Dengan level tersebut, cadangan devisa Indonesia kini mampu membiayai 6,2 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sebesar tiga bulan impor.
"Di sisi lain, indeks harga properti hunian tercatat naik 0,84 pesen (YoY) pada kuartal III-2025, sedikit melambat dari pertumbuhan 0,9 persen pada kuartal sebelumnya menandai pertumbuhan paling lambat sejak 2003," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai tren IHSG masih bullish dalam jangka menengah hingga panjang. Namun, di jangka pendek, indikator harian menunjukkan IHSG berada di area overbought, yang membuka potensi minor pullback sebelum melanjutkan penguatan.
"IHSG masih berada di area upper band indikator Bollinger Bands, menandakan momentum bullish yang kuat. Selama IHSG bertahan di atas level 8.250–8.300, peluang penguatan menuju area 8.400–8.450 tetap terbuka," tulis Phintraco Sekuritas.
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 25,30 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,51 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,93 juta kali.
Baca Juga: Stockbit Error Sejak Pagi, Publik Ancam Pindah Platform Hingga Lapor YLKI
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 303 saham bergerak naik, sedangkan 332 saham mengalami penurunan, dan 321 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, BLUE, CUAN, DCII, DSSA, GEMS, GMTD, INTP, ISAT, MORA, NRCA, PANI, PTRO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AADI, CEKA, CPIN, FISH, GGRM, IMPC, JPFA, MLPT, PGUN, POLU, SHIP, SMMT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
IHSG Berbalik Rebound Senin Pagi, Tapi Rawan Koreksi
-
Asing Akumulasi Saat IHSG Melemah, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Pemerintah Siapkan Roadmap Hentikan Impor Bensin RON Rendah Dua Tahun Lagi
-
Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia
-
Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre
-
Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya
-
Mengenal Tiga Sumber Dana BPJS Kesehatan, Ada Dua Sumber Selain Iuran
-
Pede Produksi Surplus, Pemerintah Bakal Stop Impor Solar Tahun Ini
-
Jadwal WFA dan Promo Transportasi Umum Ramadan 2026/1447 Hijriah