-
SIDO mencatat Laba Bersih Rp218 Miliar (+29% YoY).
-
Terdapat risiko downside pada Kuartal IV-2025.
-
Kenaikan laba bersih didukung oleh pertumbuhan penjualan.
Mengingat adanya ketidakpastian jangka pendek (3M) tersebut, analis mempertahankan rekomendasi HOLD (Tahan) untuk tiga bulan ke depan.
Namun, untuk prospek jangka panjang (12 bulan), rekomendasi diubah menjadi BUY (Beli), dengan menaikkan target harga (Target Price - TP) menjadi Rp650. TP baru ini didasarkan pada perhitungan 13,7x proyeksi P/E 2026F.
Peningkatan peringkat jangka panjang ini didukung oleh valuasi saham yang dinilai wajar (12x P/E 2026F) dan ekspektasi pemulihan di tahun 2026 yang didorong oleh daya beli masyarakat yang lebih kuat.
Investor institusi lokal dan asing tercatat meningkatkan kepemilikan saham mereka di bulan Oktober, dan SIDO sendiri telah menyelesaikan program share buyback (pembelian kembali saham) pada September 2025, dengan mengakuisisi 479 juta saham (1,6% dari total saham).
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?
-
Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905
-
Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban
-
OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?
-
Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi