- Operasi tambang bawah tanah Freeport berhenti usai bencana longsor yang menewaskan 7 pekerja pada September 2025.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pendapatan negara terganggu akibat berhentinya operasional Freeport.
- Bahlil berencana mengizinkan kembali operasional Freeport di area yang tidak terdampak longsor.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengevaluasi kembali area tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia yang operasinya berhenti pasca kecelakaan yang menewaskan 7 orang pekerja pada September lalu.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan area yang tak terimbas longsor dikaji untuk dibuka kembali karena pendapatan negara berkurang akibat berhentinya salah satu tambang emas terbesar di dunia tersebut.
"Ada bagian yang memang tidak ada kaitannya dengan musibah. Ini lagi di-exercise untuk bagaimana bisa kita produksi," kata Bahlil kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (17/11/2025).
"Karena kalau tidak kita produksi, itu dampaknya nanti kepada pendapatan negara, karyawan di sana, kepada pendapatan daerah," imbuh Bahlil.
Selain itu terhentinya operasional pertambangan juga menghambat rantai pasok smelter Freeport yang berada di Gresik, Jawa Timur. Lebih lanjut, Bahlil mengungkap proses investigasi kecelakaan di di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) masih terus berjalan.
"Dan sekarang tim kami masih di sana. Makanya saya belum berani untuk ngomong secara menyeluruh karena timnya kami belum memberikan laporan," katanya.
Bahlil pun menegaskan tidak terdapat tenggat waktu dalam proses investigasi yang dijalankan Kementerian ESDM.
"Enggak bisa kita pakai deadline. Nanti kita target waktu, kemudian kerjanya enggak benar, nanti bahaya. Karena ini nyawa ya. Nyawa harus kita betul-betul teliti," tuturnya.
Secara terpisah, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Tri Winarno menyampaikan bahwa Freeport sudah mengajukan permohonan untuk mengoperasikan kembali tambang yang tidak terdampak oleh longsor.
Baca Juga: Pakar Beberkan Keuntungan Negara dalam Penambahan Saham Freeport 12 Persen
"Sudah (mengajukan), tapi mitigasinya seperti apa, itu yang kami mau tahu," ujar Tri.
Sebelumnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyampaikan bahwa smelter Freeport yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, tidak beroperasi karena tidak memperoleh pasokan konsentrat sejak longsornya tambang bawah tanah di Grasberg Block Cave (GBC).
Sejak longsor lumpur bijih basah terjadi di area tambang bawah tanah kawasan Grasberg Block Cave (GBC) Extraction 28-30 Panel, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 8 September 2025, Freeport memberhentikan operasional tambangnya.
Pemberhentian operasional tersebut bertujuan untuk memfokuskan sumber daya dalam mengevakuasi tujuh orang pekerja yang terjebak di area tambang. Seluruh korban ditemukan secara bertahap, hingga pada 6 Oktober, Freeport menyatakan pencarian selesai.
“Mudah-mudahan kami bisa segera beroperasi walaupun tidak dalam kapasitas penuh, supaya bisa ada konsentrat yang kami produksi untuk dikirim ke smelter-smelter,” kata Tony.
Implikasi terhentinya operasional tambang Freeport selama lebih dari sebulan terhadap realisasi produksi perusahaan akan segera dikalkulasi. Tony menyampaikan bahwa yang menjadi fokus bagi Freeport saat ini adalah restorasi tambang setelah tuntasnya evakuasi tujuh korban.
Tag
Berita Terkait
-
ESDM Kini Telusuri Adanya Potensi Pelanggaran Hukum pada Longsornya Tambang Freeport
-
Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport
-
Mendagri Tito Karnavian Buka-bukaan, Ini Biang Kerok Ekonomi 2 Daerah Amblas!
-
Bahlil Ingin Belajar Produksi Bioenergi Karbon dari Brasil
-
Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan