-
BRI, BNI, dan Mandiri dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa secara elektronik.
-
RUPSLB biasanya membahas perubahan direksi, struktur organisasi, dan strategi ekspansi bisnis.
-
Pemegang saham yang tercatat sebelum batas tertentu berhak mengusulkan mata acara dan memberikan suara di rapat
Suara.com - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memutuskan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Desember mendatang.
Bank Himbara ini terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Keputusan RUPSLB di Perusahaan perbankan plat merah ini menjadi sorotan pelaku pasar.
Sebab, agenda kni biasanya menjadi momentum penting untuk pengesahan agenda strategis korporasi di penghujung tahun.
Biasanya, agenda RUPSLB Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kerap berisi pembahasan perubahan jajaran direksi dan komisaris, penyesuaian struktur organisasi, serta strategi ekspansi bisnis menjelang tahun buku baru.
Dilansir dari daftar keterbukaan Bursa Efek Indonesia, berikut jadwal lengkapnya
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)
BNI akan menjadi pembuka dengan agenda RUPSLB yang dijadwalkan pada Senin, 15 Desember 2025 pukul 14.00–15.30 WIB. Rapat tersebut digelar melalui platform eASY.KSEI.
BNI membuka kesempatan bagi pemegang saham untuk mengusulkan mata acara rapat paling lambat 14 November 2025, sesuai dengan Pasal 23 ayat (6) Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020.
Baca Juga: 637 Ambulans BRI Peduli Telah Hadir, Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Nasional
Nantinya, Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham hingga 20 November 2025 pukul 16.00 WIB akan berhak memberikan suara dalam RUPSLB tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
Agenda berikutnya disusul oleh BRI yang dijadwalkan akan menggelar RUPSLB pada Rabu, 17 Desember 2025. Rapat tersebut juga melalui fasilitas eASY.KSEI.
Pengumuman resmi akan dipublikasikan secara serentak di situs perseroan, BEI, dan KSEI, mengacu pada POJK No. 15/2020 dan POJK No. 14/2025 tentang pelaksanaan RUPS elektronik.
Bank Mandiri
Bank Mandiri nantinya akan menggelar RUPSLB pada Jumat, 19 Desember 2025. Rapat akan diselenggarakan secara elektronik, sesuai dengan ketentuan POJK No. 15/2020 dan POJK No. 14/2025 tentang penyelenggaraan RUPS secara digital.
Berita Terkait
-
Qlola by BRI Bawa Revolusi Baru Pengelolaan Keuangan Digital, Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2025
-
Bank Mandiri Wujudkan Komitmen Sosial Bagi 60.000 Warga Indonesia: 27 Tahun Sinergi Majukan Negeri
-
OJK Beri Syarat jika Himbara Mau Naikkan Bunga Deposito Valas
-
Pengusaha Muda BRILiaN 2025: Langkah BRI Majukan UMKM Daerah
-
Sambut Bryan Adams Live in Jakarta 2026, BRI Sediakan Tiket Eksklusif Lewat BRImo
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995
-
Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary
-
Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Dibanderol Rp 2,82 Juta/Gram
-
IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan
-
Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI
-
Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia
-
Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat
-
Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia
-
Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global