- Harga emas dunia diproyeksikan bergerak fluktuatif antara US$ 3.900 hingga US$ 4.243 per troy ons.
- Faktor penekan harga emas meliputi disahkannya RUU pendanaan Donald Trump serta kekhawatiran The Fed.
- Tensi geopolitik, seperti penyitaan kapal tanker AS oleh Iran dan konflik Rusia-Ukraina.
Suara.com - Harga emas dunia diproyeksikan akan berada dalam rentang harga yang cukup lebar, yaitu antara US$ 3.900 per troy ons hingga US$ 4.243 per troy ons selama sepekan ke depan.
Fluktuasi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor fundamental, baik dari sisi kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS) maupun tensi geopolitik global.
Menurut pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, harga emas dunia pada penutupan perdagangan Sabtu pagi (15/11/2025) berada pada level US$ 4.084 per troy ons.
Ibrahim memprediksi bahwa jika harga mengalami kenaikan pada awal pekan, level resistance pertama kemungkinan berada di US$ 4.166. Sebaliknya, jika terjadi penurunan, support pertama diperkirakan berada di US$ 3.996.
Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa pergerakan harga emas akan sangat fluktuatif dalam sepekan ke depan. Level support kedua diprediksi mencapai US$ 3.900, sementara level resistance kedua berada di US$ 4.243.
Setidaknya ada dua faktor utama yang berpotensi menekan harga emas dunia. Pertama, disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) pendanaan oleh Donald Trump yang dijadwalkan berlaku pada Senin pekan depan.
Kedua, situasi di Bank Sentral AS (The Fed) yang menghadapi kekurangan data resmi terkait pengangguran dan inflasi menyusul liburnya operasional pemerintah AS.
Kondisi minim data ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan Gubernur Bank Sentral AS mengenai waktu yang tepat untuk membahas penurunan suku bunga pada bulan Desember.
Gubernur The Fed menyatakan bahwa terlalu dini untuk membahas kebijakan penurunan suku bunga karena rilis data pemerintah AS yang resmi belum dapat dipublikasikan.
Baca Juga: MK Dinilai Gagal Paham Konstitusi? Larangan Jabatan Sipil Seharusnya untuk TNI, Bukan Polri
The Fed diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih solid. Ibrahim mencatat bahwa 50% ekonom di Amerika saat ini mendukung ide penurunan suku bunga pada Desember 2025, yang akan menjadi sentimen penting bagi pasar komoditas.
Faktor Penguatan Harga: Tensi Geopolitik yang Memanas
Di sisi lain, faktor yang mendukung harga emas untuk mengalami penguatan adalah meningkatnya tensi geopolitik global, yang secara tradisional membuat emas menjadi aset lindung nilai (safe haven).
Situasi di Timur Tengah semakin memanas setelah Garda Revolusi Iran mengonfirmasi telah menyita sebuah kapal tanker milik AS, dengan alasan melanggar hukum di laut. Peristiwa penyitaan kapal tanker AS di Teluk oleh Iran ini diperkirakan akan meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Selain itu, konflik antara Rusia dan Ukraina terus berlanjut dengan serangan balasan.
Pergerakan Harga Emas Lokal: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun
Sejalan dengan dinamika global, harga emas lokal di Indonesia juga menunjukkan tren penurunan.
Berdasarkan pantauan harga emas di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Minggu (16/11/2025), dua produk logam mulia utama, yakni UBS dan Galeri24, kompak mengalami penurunan harga jual selama dua hari berturut-turut.
Harga jual emas Galeri24 turun dari Rp2.456.000 menjadi Rp2.413.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS juga terkoreksi ke angka Rp2.415.000 per gram dari harga semula Rp2.479.000.
Emas Galeri24 tersedia dalam kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram, sedangkan emas UBS dijual dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Harga emas Antam, yang dipantau dari laman Logam Mulia pada Sabtu (15/11/2025), juga mengalami penurunan signifikan sebesar Rp50.000, dari Rp2.398.000 menjadi Rp2.348.000 per gram.
Harga jual kembali (buyback) emas Antam pun anjlok ke angka Rp2.209.000 per gram. Perlu diketahui, transaksi harga jual emas dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998