- Harga aset digital utama mulai pulih pada pekan kedua November, dengan Bitcoin menembus level psikologis $105.000.
- Lido DAO (LDO) mendapat sorotan sebelum pembaruan pemegang token pada 11 November, sementara Injective (INJ) menargetkan peluncuran *mainnet* publik pada 12 November.
- Maple Finance (SYRUP) diperkirakan menguat menjelang acara *Ecosystem Call* Kuartal IV, yang akan menguraikan rencana strategis ekspansi protokol hingga tahun 2026.
Meskipun demikian, Injective memiliki korelasi tinggi dengan Bitcoin, tercatat sebesar 0,85. Artinya, pergerakan INJ cenderung mengikuti tren BTC.
Jika harga Bitcoin mengalami pembalikan arah, INJ bisa mendapat tekanan jual dan jatuh di bawah support $6,93, bahkan berpotensi melemah hingga $6,33, yang akan menggugurkan proyeksi kenaikan harga saat ini.
3. Maple Finance (SYRUP)
Maple Finance (SYRUP) mencatatkan kenaikan mengesankan sebesar 28 persen dalam sepekan terakhir dan kini diperdagangkan di $0,478, mendekati level resistensi krusial $0,500. Optimisme investor diperkirakan akan semakin menguat menjelang Q4 Ecosystem Call dari Maple Finance.
Acara ini penting karena para pendiri Maple akan memaparkan pencapaian terbaru platform, memperkenalkan produk baru untuk Kuartal IV, serta menguraikan rencana strategis ekspansi protokol hingga tahun 2026.
Pembaruan ini dapat menjadi katalis yang mendorong SYRUP menembus level $0,500 dan melanjutkan kenaikan menuju resistensi berikutnya di $0,555, jika didukung oleh sentimen pasar yang positif.
Sebaliknya, jika momentum bullish yang ada gagal dipertahankan, harga SYRUP berisiko mengalami koreksi.
Penurunan di bawah $0,468 dapat membawa harga kembali ke kisaran $0,437, bahkan berpotensi menguji support kuat di $0,406, yang akan membatalkan prospek kenaikan harga yang sedang dibangun saat ini.
Desclaimer: Redaksi hanya menyampaikan informasi. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, pembaca disarankan untuk meriset dan konsultasi. Risiko dan untung ada di tangan pembaca.
Baca Juga: Bitcoin Terjun Bebas! 1 Miliar Dolar AS Lenyap Akibat Likuidasi, Apa yang Terjadi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Percepat Pemulihan Pascabencana, BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh
-
6 Perusahaan Aset Kakap Masuk Antrean IPO, BEI Ungkap Prospek Sahamnya
-
Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM
-
OJK Panggil Manajemen Indodax Imbas Dana yang Hilang, Apa Hasilnya?
-
Menyambut Tahun 2026, BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan
-
Daftar Saham Bagi Uang Tunai Januari 2026, Dari BUMN Hingga Emiten Prajogo Pangestu
-
Bos BEI Incar Pasar Modal RI Masuk 10 Besar Bursa Dunia
-
ASN Digital 2026: Cara Login, Aktivasi MFA, dan Integrasi SIASIN e-Kinerja
-
Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau
-
Menhub Ungkap Hari Ini Puncak Arus Balik Nataru